Bursa Sore: Duel Tarif AS-China Rehat Sejenak, Saham Asia Mulus, IHSG Ciamik
Tuesday, August 12, 2025       16:29 WIB

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) meroket ke area positif saat akhir perdagangan hari Selasa (12/8). IHSG bertambah +185 poin (+2,44%) ke posisi 7.791.
Aktivitas trading mencatat volume sebanyak 301,77 juta lot saham di akhir sesi. Volume tersebut menghasilkan nilai transaksi Rp19,60 triliun.
Saham top gainers: , , , , , , . Saham teraktif: , , , , , , .
Sektor teknologi masih tetap menjadi penopang utama laju IHSG . Sektor tersebut naik terkuat sebesar 5,36%. Mengekor sektor teknologi adalah industry yang naik 5,05%. Sementara itu sektor basic industry menjadi yang terlemah, turun 0,81%.
Bursa Asia
Market saham Asia ke zona hijau pada perdagangan hari Selasa (12/8). Ekuitas Jepang mencapai rekor tertinggi seiring perpanjangan gencatan senjata tarif antara AS dan Tiongkok.
Indeks Nikkei Jepang naik ke level tertinggi sepanjang masa didorong oleh kenaikan tajam perusahaan teknologi dan optimisme baru atas perdagangan dengan Amerika Serikat.
Perpanjangan jeda adu tarif US-China tersebut mendorong sentimen dan fokus beralih ke laporan data inflasi AS untuk mengukur arah kebijakan suku bunga di masa ke depan.
Perpanjangan gencatan senjata tarif antara dua ekonomi terbesar dunia selama 90 hari juga meningkatkan sentimen di kawasan tersebut karena mencegah pengenaan bea masuk tiga digit atas ekspor Tiongkok ke Amerika Serikat.
AS dan Tiongkok telah terlibat dalam duel tarif saling balas sepanjang tahun. Duel tersebut berpuncak pada perundingan perdagangan di Jenewa, London, dan Stockholm sejak Mei. Fokus negosiasi ke arah penurunan tarif pembalasan dari level tiga digit.
"Perpanjangan gencatan senjata tarif sebagian besar sudah diperhitungkan, yang menjelaskan reaksi yang tidak terlalu kuat," kata Marc Velan, kepala investasi di Lucerne Asset Management.
Perpanjangan gencatan senjata terbaru ini membuka jalan bagi investor untuk fokus pada pekan yang penuh aksi, didominasi oleh data inflasi AS dan pertemuan puncak pertama antara para pemimpin AS dan Rusia sejak Juni 2021.
Data inflasi harga konsumen AS akan dirilis pada Selasa malam. Para ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan bahwa IHK inti bulanan naik tipis 0,3% di bulan Juli, lebih cepat dari 0,2% di bulan sebelumnya.
"Saya pikir The Fed akan melanjutkan pemangkasan suku bunga pada bulan September, sebagian karena tekanan politik dan sebagian lagi karena data ketenagakerjaan yang melemah," kata Mike Houlahan, direktur di Electus Financial di Auckland.
"Namun, akan menjadi dilema bagi mereka (The Fed) jika inflasi mulai meningkat," kata Houlahan.
Indeks Saham Asia
Nikkei 225 (Jepang) +2,15% ke 42.718
Topix (Jepang) +1,39% ke 3.066
Shanghai Composite (China) +0,50% ke 3.665
Shenzhen Component (China) +0,53% ke 11.351
CSI300 (China) +0,52% ke 4.143
Hang Seng (Hong Kong) +0,25% ke 24.969
Kospi (Korsel) -0,53% ke 3.189
Taiex (Taiwan) +0,09% ke 24.158
ASX200 (Australia) +0,41% ke 8.880
Asia Currencies
Yen drop 0,17% menjadi 148,4 per USD
SGD menguat 0,09% menjadi 1,2861 per USD
AUD drop 0,29% menjadi 0,6494 per USD
Rupiah melemah 0,06% menjadi 16.289 per USD
Rupee melaju 0,04% ke 87,6263 per USD
Yuan melemah 0,03% ke 7,1911 per USD
Ringgit menguat 0,07% ke 4,231 per USD
Baht melaju 0,05% ke 32,456 per USD
Bursa Eropa
Pasar saham Eropa naik pada hari Selasa (12/8). Perpanjangan gencatan senjata tarif AS-Tiongkok membantu sentimen. Sementara investor menunggu data inflasi AS untuk mengukur dampak tarif pada tekanan harga dan jalur kebijakan moneter.
Indeks acuan pasar saham Eropa, Stoxx 600 naik 0,4%. Sebagian besar bursa regional diperdagangkan dalam warna hijau. Indeks utama saham Eropa juga ke zona hijau. Indeks DAX Jerman naik 0,14% ke 24.115. Indeks FTSE Inggris naik 0,23% ke 9.150 dan Indeks CAC Perancis menguat 0,52% ke level 7.738.
Oil
Harga minyak menguat pada perdagangan hari Selasa (12/8) sore karena Amerika Serikat dan China memperpanjang jeda tarif yang lebih tinggi. Kesepakatan ini meredakan kekhawatiran bahwa eskalasi perang dagang mereka akan mengganggu ekonomi dan menghambat permintaan bahan bakar di dua konsumen minyak terbesar dunia.
Harga minyak mentah Brent naik 0,2% menjadi $66,77 per barel. Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 0,1% menjadi $64,04 per barel.
Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata tarif dengan China hingga 10 November. Keputusan Trump menunda bea masuk tiga digit pada barang-barang China saat para pengecer AS bersiap menghadapi musim liburan akhir tahun yang kritis.
(reuters/cnbc/bloomberg/idx)

Sumber : admin

berita terbaru
Saturday, Aug 30, 2025 - 16:43 WIB
Katanya Harga Emas Bisa Segini
Saturday, Aug 30, 2025 - 15:44 WIB
Financial Statements 2Q 2025 of OBMD
Saturday, Aug 30, 2025 - 15:39 WIB
Financial Statements 2Q 2025 of MINE
Saturday, Aug 30, 2025 - 15:36 WIB
Financial Statements 2Q 2025 of ADMR
Saturday, Aug 30, 2025 - 14:22 WIB
Harga Minyak Dunia Naik Tipis Sepanjang Pekan Ini
An error occurred.