Bursa Siang: Data Lapangan Kerja AS Dongkrak Saham Asia, IHSG Ikut Gemilang
Friday, July 03, 2026       11:50 WIB
  • IHSG sesi I menguat 2,46% ke level 5.886, seluruh sektor hijau dengan basic industry terkuat (+3,80%).
  • Bursa Asia rebound (Kospi +4,18%) setelah data pekerjaan AS lesu, meredam ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.
  • Harga minyak naik tipis di tengah optimisme hati-hati atas upaya perdamaian AS-Iran.

Ipotnews - Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berlanjut. Saat finis perdagangan sesi I hari Jumat (3/7), IHSG menguat 2,46% (141 poin) ke level 5.886.
Volume perdagangan yang tercatat mencapai 116,2 juta lot saham. Dengan volume perdagangan tersebut, nilai transaksi yang dibukukan Rp64,23 triliun.
Saham top gainers LQ45: , , , , . , .
Saham top losers LQ45: .
Sektor basic industry paling leading. Sektor ini naik 3,80% dengan didukung saham-saham , , , , , , , . Seluruh sektor saham berada di zona hijau.
Bursa Asia
Market saham Asia menghijau pada perdagangan hari Jumat (3/7) setelah laporan data pekerjaan AS yang kurang memuaskan meredam prospek kenaikan suku bunga the Fed yang akan segera terjadi.
Setelah awal yang goyah, Indeks saham Asia-Pasifik terluas MSCI di luar Jepang naik 1,3% setelah dua hari berturut-turut mengalami penurunan.
Kospi Korea Selatan berfluktuasi antara kenaikan dan penurunan, dan terakhir menguat karena pembeli memanfaatkan saham-saham produsen chip yang tertekan. Nikkei 225 Jepang membalikkan kerugian awal dan diperdagangkan lebih tinggi.
Data Indeks Manajer Pembelian (PMI) yang dirilis pada hari Jumat menunjukkan peningkatan aktivitas pabrikan di seluruh kawasan Asia.
Sektor jasa Jepang kembali berekspansi pada bulan Juni setelah mengalami stagnasi pada bulan sebelumnya. Sementara aktivitas jasa China berekspansi dengan kecepatan yang sedikit lebih lambat tetapi permintaan luar negeri meningkat dengan laju tercepat dalam 20 bulan.
Pertumbuhan lapangan kerja AS melambat tajam pada bulan Juni dan kenaikan gaji untuk dua bulan sebelumnya direvisi lebih rendah, menurut data yang dirilis pada hari Kamis. Data tersebut menunjukkan pendinginan pasar tenaga kerja. Tingkat pengangguran turun menjadi 4,2% bulan lalu dari 4,3% pada bulan Mei karena para pekerja meninggalkan angkatan kerja, mendorong tingkat partisipasi ke level terendah dalam lebih dari lima tahun.
"Angka-angka tersebut menantang narasi bahwa The Fed tetap berada di jalur yang benar untuk menaikkan suku bunga pada paruh kedua tahun ini," tulis analis Westpac dalam sebuah laporan riset.
Data pekerjaan yang lesu meredam ekspektasi kenaikan suku bunga yang akan segera terjadi dan meningkatkan kemungkinan bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tetap stabil hingga Oktober.
Indeks Saham Asia
Indeks Nikkei225 (Jepang) +0,94%
Indeks Topix (Jepang) +1,12%
Shanghai Composite (China) +0,69%
Shenzhen Component (China) +1,39%
CSI 300 (China) +1,15%
Hang Seng (Hong Kong) +1,57%
Indeks Kospi (Korsel) +4,18%
Taiex (Taiwan) -0,35%
S&P/ASX200 (Australia) +1,37%
Asia Currencies
Yen drop 0,06% menjadi 161,20 per USD
SGD up 0,10% menjadi 1,2914 per USD
AUD naik 0,23% ke posisi 0,6938 per USD
Rupiah melaju 0,16% menjadi 17.966 per USD
Rupee naik 0,11% ke 95,2962 per USD
Yuan up 0,05% ke 6,7822 per USD
Ringgit melaju 0,27% ke 4,0693 per USD
Baht naik 0,15% ke 33,1680 per USD
Oil
Harga minyak naik tipis pada hari Jumat (3/7) menjelang libur panjang akhir pekan di AS karena optimisme yang hati-hati tetap ada terkait upaya untuk mewujudkan perdamaian di Timur Tengah antara Amerika Serikat dan Iran.
Harga minyak mentah Brent naik 17 sen atau 0,24% menjadi $72,10 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate naik 14 sen, atau 0,20%, menjadi $68,83 per barel.
Pasar AS akan tutup pada hari Jumat menjelang libur Hari Kemerdekaan AS pada hari Sabtu.
"Ini adalah kasus optimisme yang hati-hati, di mana pasar ingin percaya bahwa upaya perdamaian akan berhasil, tetapi masih berhati-hati sampai melihat bukti nyata di lapangan," kata Tim Waterer, kepala analis pasar di KCM Trade.
(reuters/cnbc/bloomberg/idx/AI)

Sumber : admin
An error occurred.