Kesehatan Finansial Kaum Milenial Meningkat 3 Tahun Terakhir, Hasil Riset NISP
Wednesday, August 23, 2023       08:57 WIB

Ipotnews - Hasil riset tahunan PT Bank OCBC Tbk () menyatakan kesehatan finansial generasi muda di Indonesia terus meningkat selama tiga tahun terakhir, meskipun baru keluar dari situasi pandemi.
Dari catatan OCBC Financial FitnessIndex (FFI) 2023 menunjukkan skor kesehatan finansial kaum milenial di level 41,16 atau mengalami kenaikan sebesar 1,10 poin dibandingkan tahun lalu. Meski terjadi peningkatan namun dari riset FFI ini juga terkuak bahwa masih banyak juga generasi muda membuat keputusan keliru dalam hal spending uangnya.
"Faktanya, sebanyak 35% mengaku bahwa mereka pernah melakukan pengeluaran lifestyle secara impulsif selama enam bulan terakhir termasuk konser, travelling atau belanja berlebihan. Uniknya lagi, ternyata 60% dari mereka yang impulsif datang dari demografi dengan penghasilan 5 sampai 8 juta perbulan," ujar Amir Widjaya, EVP Marketing & Lifestyle Business Division Head Bank OCBC dalam keterangannya, Selasa (22/8).
Keunikan lain yang dipotret oleh FFI OCBC adalah persentase generasi muda yang menghabiskan uang demi gaya hidup sudah menurun sebesar 3% menjadi 73% dari angka tahun lalu sebesar 76%.
Dari riset tersebut, Amir menjelaskan bahwa kesehatan finansial itu bisa dicapai oleh semua kalangan, terlepas dari latar belakang dan status sub ekonomi mereka. Tidak dipungkiri bahwa semua orang memiliki kebutuhan hiburan atau lifestyle. Menurutnya memenuhi kebutuhan tersebut bukanlah hal yang negatif.
"Meski begitu, generasi muda harus pintar menyiasati agar keinginan tidak mengorbankan kebutuhan dasar lainnya. Kami menyerukan bahwa lifestyle terus jalan, investasi tetap aman, dan jadi #FinanciallyFit bisa dilakukan bersamaan, selama pembagian dananyasudah benar dengantidak mengorbankan dana darurat atau investasi," ulas Amir.
Fakta unik lain yang diungkap riset ini adalah, ternyata jumlah generasi muda yang menganggap definisi "kaya" adalah mereka yang sering liburan, naik sebesar 350% dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, mereka yang yang percaya bahwa definisi"kaya" berkaitan dengan hal-hal yang bersifat non-investasi, seperti rumah mewah atau fashion bermerek ataupun sering travelling/konser, memiliki skor kesehatan finansial yang rendah.
"Di sisi lain, mereka yang mengaitkan bahwa istilah kaya dengan memiliki produk investasi seperti emas, properti yang disewakan, produk bank lainnya, memiliki skor finansial yang lebih sehat," sambungya.(Marjudin)

Sumber : admin

berita terbaru
An error occurred.