-
Kontribusi Signifikan BCA (BBCA)
Monday, August 25, 2025 08:53 WIB
JAKARTA, investor.id -Rektor Universitas Paramadina, Didik J Rachbini menilai kinerja PT Bank Central Asia Tbk () atau BCA harus dilihat sebagai pencapaian dalam sistem keuangan dan perekonomian nasional. Itu termasuk bank-bank yang juga terhimpun dalam Himbara.
"Bank BCA (termasuk bank Himbara) telah menjadi pilar perekonomian dan semestinya jangan diganggu. Kontribusinya terhadap perekonomian nasional sangat signifikan, baik dalam pertumbuhan kredit, mendorong dunia usaha secara luas, membayar pajak besar sekali, kinerjanya lebih baik dari bank lainnya dan sekaligus berperan sebagai pilar perekonomian nasional," ungjap Didik dalam keterangan tertulis dikutip Sabtu (23/8/2025).
Menurutnya, ide dan narasi beruntun mengambil alih saham BCA tanpa sebab merupakan tindakan anarkhi politik kebijakan. Karena datang dari partai politik, maka ini alarm bahaya bagi iklim dan ekosistem perekonomian nasional. Bukan tidak mungkin pasar melihat di dalam negara ada banditbandit untuk memberangus pasar dan pelaku ekonomi.
Tetapi akhirnya ada angin segar yang membuyarkan narasi sesat tersebut di atas. "Rosan Perkasa Roeslani, sudah menanggapi dengan tegas tidak ada ide dari Danantara dan pemerintah yang mendorong Danantara untuk 'mengambil paksa' 51 persen saham PT Bank Central Asia Tbk tersebut. Rosan membantah rumor tersebut dan menegaskan kembali Danantara tidak memiliki rencana untuk mengakuisisi saham mayoritas BCA," ungkap Didik.
Didik menyebutkan, ketegasan seperti ini penting untuk menghalau bandit-bandit pemburu rente, yang menghembuskan narasi sesat tersebut. Negara harus menjaga dan membangun pasar yang sehat, mendorong pertumbuhan dunia usaha yang kuat - bukan sebaliknya masuk ke dalam pasar, ikut campur tangan secara tidak bermutu, yang kemudian merusaknya.
Sumber : investor.id