Trimegah Luncurkan ETF Emas Syariah XTRA dengan Harga Awal Rp 248
Monday, August 10, 2026       17:53 WIB

PT Trimegah Asset Management meluncurkan Trimegah Syariah ETF Emas dengan kode pada Senin 10 Agustus 2026, memperkenalkan unit ETF pertama berbasis syariah yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan harga awal Rp 248 per unit.

Poin Penting

  • Peluncuran terjadi pada 10 Agustus 2026 dengan kode ticker .
  • Harga pencatatan awal unit ditetapkan pada Rp 248.
  • ETF ini dikelola sesuai prinsip syariah, memberikan alternatif emas bagi investor yang mengutamakan kepatuhan syariah.
  • PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia berperan sebagai dealer partisipan likuiditas.
  • PT Bank HSBC Indonesia menjadi kustodian, sementara PT Pegadaian Persero berperan sebagai Bank Emas yang menyediakan Electronic Gold Receipt sebagai underlying.

Apa Ciri Khas ETF Emas Syariah Dibandingkan Investasi Emas Fisik?


ETF Emas memberikan eksposur harga emas tanpa kepemilikan fisik, sehingga investor tidak perlu menanggung risiko penyimpanan atau autentikasi emas. Menurut Kompas, unit ETF diperdagangkan seperti saham selama jam BEI, sementara emas fisik harus disimpan secara terpisah di brankas. Karena berbasis syariah, ia mematuhi larangan riba dan spekulasi, berbeda dengan sebagian produk konvensional yang tidak menekankan prinsip tersebut; hal ini dikonfirmasi oleh Kontan yang menekankan komitmen Trimegah terhadap kepatuhan syariah. Mekanisme pembelian melalui broker memberi likuiditas intraday, memberikan fleksibilitas yang tidak tersedia pada pasar fisik. Bagi investor syariah, membuka jalur diversifikasi portofolio ke aset emas tanpa melanggar aturan agama, sekaligus mengakses pasar modal yang regulasinya lebih transparan.

Bagaimana Mekanisme Perdagangan dan Likuiditas ETF Emas di Bursa Efek Indonesia?


ETF diperdagangkan di pasar sekunder BEI melalui broker layaknya saham, memungkinkan transaksi real-time dan penyelesaian T+2. Kompas menjelaskan bahwa dealer partisipan, yaitu PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, berfungsi sebagai liquidity provider dengan melakukan proses creation dan redemption, sehingga harga ETF tetap mencerminkan nilai aset bersih (iNAV). Proses creation melibatkan penukaran emas fisik yang disimpan oleh Pegadaian menjadi unit ETF, sementara redemption memungkinkan investor menukar kembali unit ETF dengan emas fisik. Dengan mekanisme ini, spread antara harga beli dan jual dapat dipertahankan sempit, meningkatkan efisiensi biaya bagi investor. Pendekatan tersebut memastikan bahwa tetap likuid dan terintegrasi dalam ekosistem pasar modal Indonesia.

Siapa Sektor dan Institusi yang Berperan dalam Penyediaan Likuiditas serta Penjagaan Aset ?


Beberapa institusi kunci mendukung operasional , memastikan keamanan dan kelancaran perdagangan. Kontan melaporkan bahwa PT Bank HSBC Indonesia berperan sebagai kustodian, menyimpan underlying efek dan mengawasi pengelolaan dana secara independen. PT Pegadaian Persero, sebagai Bank Emas, menyediakan Electronic Gold Receipt (EGR) yang menjadi underlying fisik emas bagi ETF, sekaligus menyimpan emas fisik yang mendasari EGR. Selain itu, dealer partisipan seperti Trimegah Sekuritas dan Mirae Asset Sekuritas menyediakan likuiditas harian, memungkinkan investor membeli atau menjual unit secara cepat. Keterlibatan institusi berpengalaman ini memperkuat kepercayaan pasar, meminimalkan risiko operasional, dan mendukung tujuan BEI untuk memperluas pilihan investasi berbasis emas di pasar modal Indonesia.

 Disclaimer: This article was produced automatically by Artificial Intelligence (AI) through the compilation and synthesis of information from multiple news sources. It is not independent reporting and does not constitute investment advice. 


Sumber : AI News
An error occurred.