Saham Eropa Tancap Gas di Awal Tahun, Level Psikologis Terlewati
Saturday, January 03, 2026       07:33 WIB
  • Saham Eropa mengawali 2026 dengan mencetak rekor tertinggi, melanjutkan reli kuat tahun sebelumnya.
  • Sektor teknologi dan pertahanan menjadi motor utama kenaikan, sementara saham media dan properti tertinggal.
  • Meski dibayangi perlambatan aktivitas manufaktur zona euro, sentimen investor terhadap saham Eropa tetap positif.

Ipotnews - Saham Eropa mengawali 2026 dengan mencetak rekor tertinggi pada Jumat (2/1), melanjutkan reli kuat sepanjang 2025, dengan saham teknologi dan pertahanan menjadi pendorong utama kenaikan.
Indeks acuan pasar saham Eropa, STOXX 600 naik 0,7% ke level 596,14, hanya terpaut empat poin dari level psikologis 600, seiring para pelaku pasar kembali beraktivitas setelah perayaan Tahun Baru. Indeks tersebut juga membukukan kenaikan mingguan ketiga berturut-turut.
Indeks acuan itu menutup 2025 dengan kinerja terkuat sejak 2021, didukung oleh penurunan suku bunga, stimulus fiskal Jerman, serta rotasi investasi dari saham teknologi AS yang sebelumnya melesat tinggi dengan valuasi yang dinilai sudah mahal.
Namun, tahun tersebut juga menguji ketahanan investor. Pasar menyerap guncangan tarif dan berhasil bangkit dari titik terendah pada April setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan tarif menyeluruh terhadap mitra dagang, yang sempat mengguncang selera risiko global.
Pada Jumat, indeks unggulan London FTSE 100 menembus level simbolis 10.000 poin untuk pertama kalinya.
"Dari sudut pandang logis, tonggak 10.000 tidaklah penting, tetapi secara psikologis iya, karena yang kita lihat adalah investor semakin berani menempatkan dana ke pasar tanpa rasa takut terhadap rekor tertinggi," kata Nick Saunders, CEO platform perdagangan Webull UK.
Bursa-bursa di kawasan tersebut menutup pekan dengan penguatan. Indeks DAX di Jerman naik 0,2%, indeks CAC 40 Prancis bertambah 0,6%, sementara FTSE 100 menguat 0,2%.
Di dalam STOXX 600, saham ASML melonjak 7%, mendorong kenaikan saham-saham sejenis dan subsektor teknologi. Saham-saham sektor pertahanan mencatat kenaikan terbesar, melesat 3,3%. Saham sektor sumber daya dasar naik 0,6%, sementara indeks energi bertambah 1,4%, mengikuti penguatan harga logam mulia dan minyak mentah pada hari itu.
"Eropa sebagian besar mampu mempertahankan kenaikannya. Tidak banyak berita individual, namun secara umum hal ini menunjukkan momentum dan sentimen positif terhadap saham Eropa masih berlanjut dan itu pertanda baik. Jelas ini awal tahun yang jauh lebih baik," kata Steve Sosnick, Kepala Analis Pasar di Interactive Brokers.
Di antara sektor yang tertinggal, saham media mencatat penurunan terbesar, melemah 1,2%, melanjutkan kinerja buruk tahun lalu. Saham sektor properti turun 0,7%.
Dalam pergerakan lainnya, saham Orsted naik 4,6% setelah pengembang ladang angin lepas pantai asal Denmark itu mengatakan tengah menantang keputusan pemerintah AS yang menangguhkan sewa proyek Revolution Wind senilai $5 miliar.
Dari sisi data, aktivitas pabrik di zona euro semakin masuk ke wilayah kontraksi pada Desember, karena produksi turun untuk pertama kalinya dalam 10 bulan.
(reuters/AI)

Sumber : admin