- Kompas100 turun 0,3% atau 3 poin ke level 827 pada Sesi I Rabu (19/8), bergerak dalam rentang 824-833.
- menjadi Top Gainer dengan kenaikan 10,24% ke Rp183, sedangkan menjadi Top Loser dengan penurunan 4,75% ke Rp4.210.
- Dari aktivitas perdagangan, memimpin frekuensi dan nilai transaksi dengan 81 ribu kali dan Rp424 miliar, sementara menjadi Top Volume dengan 2 miliar saham.
Ipotnews - Indeks Kompas100 melemah pada perdagangan Sesi I Rabu (19/8), seiring tekanan di sejumlah saham konstituen indeks.
Hingga usai Sesi I siang ini, Kompas100 turun 3 poin atau 0,3% ke level 827 dari posisi sebelumnya 830.
Sepanjang perdagangan Sesi I, indeks Kompas100 bergerak pada rentang 824-833. Setelah sempat menguat hingga level 833, indeks kemudian berbalik melemah dan berada di level 827 pada akhir Sesi I.
Data IDX menunjukkan sejumlah saham mencatat penguatan signifikan. PT Kawasan Industri Jababeka Tbk () menjadi saham dengan kenaikan terbesar di jajaran Kompas100, disusul PT Bumi Serpong Damai Tbk () dan PT Indosat Tbk ().
Sementara itu, tekanan terbesar terjadi pada saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (), PT Industries Indonesia Tbk (), dan PT Bank Jago Tbk ().
Top Gainers Kompas100:
- 1. PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (): naik 10,24% ke Rp183; frekuensi 77 ribu kali, volume 2 miliar saham, dengan nilai transaksi Rp389 miliar;
- 2. PT Bumi Serpong Damai Tbk (): naik 9,02% ke Rp665; frekuensi 11 ribu kali, volume 113 juta saham, dengan nilai transaksi Rp76 miliar;
- 3. PT Indosat Tbk (): naik 5,77% ke Rp2.750; frekuensi 24 ribu kali, volume 104 juta saham, dengan nilai transaksi Rp284 miliar.
Top Losers Kompas100:
- 1. PT Raharja Energi Cepu Tbk (): turun 4,75% ke Rp4.210; frekuensi 5.445 kali, volume 7 juta saham, dengan nilai transaksi Rp29 miliar;
- 2. PT Industries Indonesia Tbk (): turun 4,62% ke Rp620; frekuensi 8.135 kali, volume 63 juta saham, dengan nilai transaksi Rp39 miliar;
- 3. PT Bank Jago Tbk (): turun 3,96% ke Rp1.090; frekuensi 2.278 kali, volume 6 juta saham, dengan nilai transaksi Rp6 miliar.
Berdasarkan data perdagangan hingga akhir Sesi I, memimpin dari sisi frekuensi transaksi dan nilai perdagangan. Sedangkan menjadi saham dengan volume transaksi terbesar.
Top Frekuensi:
- - PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (): harga Rp292, tidak berubah atau 0,00%; frekuensi 81 ribu kali, volume 1 miliar saham, nilai transaksi Rp424 miliar.
Top Volume:
- - PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (): naik 10,24% ke Rp183; frekuensi 77 ribu kali, volume 2 miliar saham, nilai transaksi Rp389 miliar.
Top Value:
- - PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (): tidak berubah atau 0,00% di Rp292; frekuensi 81 ribu kali, volume 1 miliar saham, nilai transaksi Rp424 miliar.
Di luar dua saham tersebut, PT Chandra Asri Pacific Tbk () juga mencatat aktivitas perdagangan cukup besar, dengan volume sekitar 115 juta saham, nilai transaksi Rp226 miliar dan frekuensi sekitar 25 ribu kali. Namun, angka tersebut masih berada di bawah aktivitas dan dari ketiga indikator tersebut.
Pergerakan harga kedua saham juga menunjukkan pola berbeda. menguat tajam 10,24%, sedangkan bergerak stagnan di level Rp292. Kondisi ini membuat menjadi salah satu saham yang paling aktif sekaligus mencatat penguatan signifikan di jajaran Kompas100 pada Sesi I.
(Adhitya/AI)
Sumber : admin