- IHSG sesi I turun 0,60% ke 6.411 setelah bergerak volatile.
- Mayoritas saham melemah, dengan nilai transaksi Rp7,33 triliun.
- menjadi top gainer (+24,84%), sedangkan top loser (-14,05%).
Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) mengakhiri perdagangan sesi I, Rabu (19/8), di zona merah. IHSG turun 0,60% atau 38 poin ke level 6.411, dibandingkan posisi penutupan sebelumnya 6.449.
Pergerakan indeks berlangsung cukup volatil sepanjang sesi pagi. IHSG sempat menguat hingga 6.490 sebelum berbalik arah dan menyentuh posisi terendah intraday di 6.373.
Tekanan jual terlihat dari mayoritas saham yang diperdagangkan. Dari keseluruhan saham yang masuk dalam transaksi sesi I, sebanyak 377 saham melemah, sementara 248 saham menguat dan 338 saham stagnan.
Aktivitas perdagangan juga terbilang ramai. Nilai transaksi saham mencapai Rp7,33 triliun, dengan volume perdagangan 20,07 miliar saham dan frekuensi transaksi mencapai 1,29 juta kali.
Di tengah pelemahan IHSG , sejumlah saham justru mencatat kenaikan signifikan. Saham menjadi top gainer sesi I dengan lompatan 24,84% ke 382, diperdagangkan 2 juta saham dengan nilai transaksi Rp669 juta.
Di posisi berikutnya, saham melesat 22,96% menjadi 482. Volume transaksi mencapai 1 juta saham dengan nilai Rp618 juta.
Sementara itu, saham menempati posisi ketiga top gainer setelah melonjak 21,67% ke 730. Volume perdagangan saham tersebut tercatat 404 ribu saham dengan nilai transaksi Rp288 juta.
Sebaliknya, sejumlah saham mengalami tekanan cukup dalam. Saham menjadi top loser dengan penurunan 14,05% ke 2.630. Volume perdagangan mencapai 3 juta saham dengan nilai transaksi sekitar Rp7 miliar.
Saham menyusul dengan kerugian 13,96% ke level 456, ditransaksikan 90 juta saham dengan nilai mencapai Rp42 miliar.
Adapun saham terkoreksi 10% ke level 18. Volume perdagangan tercatat 5 juta saham dengan nilai transaksi Rp87 juta.
Dari sisi nilai transaksi, menjadi saham dengan nilai perdagangan terbesar pada sesi I, yakni Rp424 miliar.
Posisi berikutnya ditempati dengan nilai transaksi Rp389 miliar, sedangkan mencatat nilai transaksi Rp284 miliar.
Untuk volume perdagangan, memimpin dengan 2 miliar saham. Kemudian dan masing-masing mencatat volume sekitar 1 miliar saham.
Sementara berdasarkan frekuensi transaksi, kembali berada di posisi teratas dengan 81 ribu kali transaksi. menyusul dengan 77 ribu kali, sedangkan mencatat 35 ribu kali transaksi. (Marjudin/AI)
Sumber : Admin