Harga Emas Turun ke US$4.343 per Ons Akibat Dolar Kuat dan Fed
Tuesday, September 22, 2026       14:38 WIB

AI News - Pada perdagangan Senin 21 September 2026, harga emas spot turun 0,80% menjadi US$4.343,54 per troy ons, tertekan oleh penguatan dolar AS yang naik setelah Fed menaikkan suku bunga pekan lalu serta ekspektasi 88% kemungkinan Fed kembali menaikkan suku bunga pada Desember.

Poin Penting

  • Harga emas spot: US$4.343,54 per ons, turun 0,80%.
  • Harga futures emas: US$4.381 per ons, turun 0,99%.
  • Dolar AS menguat terhadap enam mata uang utama, mendorong indeks dolar ke level tertinggi lebih dari dua bulan.
  • Peluang kenaikan suku bunga Fed pada Desember: 88%.
  • Emas berada sekitar 17% di bawah level tertinggi 27 Februari.

Mengapa Penguatan Dolar AS Menekan Harga Emas?


Penguatan dolar membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga menurunkan permintaan pada logam mulia. Menurut IDX Channel, dolar AS menguat terhadap enam mata uang utama setelah Fed menaikkan suku bunga pekan sebelumnya, mendorong indeks dolar ke level tertinggi lebih dari dua bulan pada Jumat. Kenaikan nilai dolar secara langsung memengaruhi harga emas spot, yang turun 0,80% menjadi US$4.343,54 per ons pada penutupan Senin 21 September 2026. Dampaknya, investor harus menimbang biaya peluang antara emas dan aset berbasis imbal hasil yang kini lebih menarik.

Bagaimana Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Fed pada Desember Memengaruhi Daya Tarik Emas?


Ekspektasi kenaikan suku bunga Fed sebesar 88% pada Desember mengurangi daya tarik emas sebagai lindung nilai inflasi karena suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan imbal hasil obligasi dan instrumen berbunga lainnya. Investor.id melaporkan bahwa ketika suku bunga tinggi, aset berbunga menjadi lebih kompetitif, sehingga aliran dana beralih dari emas ke instrumen dengan yield lebih menguntungkan. Selain itu, harga emas telah berada sekitar 17% di bawah puncak 27 Februari, menandakan tekanan berkelanjutan pada logam mulia. Hal ini menandakan bahwa selama ekspektasi kebijakan moneter ketat tetap kuat, emas kemungkinan akan terus mengalami tekanan harga.

Apa Implikasi Penurunan Harga Emas Bagi Investor dan Pasar Logam Mulia Lainnya?


Penurunan harga emas berdampak pada alokasi portofolio logam mulia, di mana perak spot juga turun 0,36% menjadi US$66,02 per ons, sementara platinum naik 0,12% menjadi US$1.804,49 per ons dan palladium menguat 0,67% menjadi US$1.308,14 per ons. Analisis TD Securities mencatat bahwa pelemahan jangka pendek pada pasar logam mulia kemungkinan terbatas pada aksi jual moderat dari Commodity Trading Advisor (CTA), sehingga dapat dipandang sebagai peluang untuk menambah posisi emas bagi investor yang bersedia mengambil risiko. Dengan demikian, meski emas mengalami penurunan, perbedaan performa antar logam mulia memberi peluang diversifikasi dan strategi beli kembali bagi pelaku pasar.

 Disclaimer: This article was produced automatically by Artificial Intelligence (AI) through the compilation and synthesis of information from multiple news sources. It is not independent reporting and does not constitute investment advice. 


Sumber : AI News