Bursa Ekuitas Eropa Rebound dari Level Terendah Enam Pekan, Perbankan Melesat
Tuesday, August 05, 2025       03:22 WIB

Ipotnews - Bursa ekuitas berakhir di area positif, Senin, bangkit dari level terendah enam minggu karena lonjakan sektor perbankan mengimbangi kejatuhan saham Swiss menyusul tarif Amerika Serikat yang tinggi sebesar 39% untuk barang-barang Swiss.
Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup menguat 0,9% atau 4,81 poin menjadi 540,60, dengan sebagian besar pasar regional utama, kecuali Swiss, bangkit dari penurunan tajam Jumat, ketika kekhawatiran tentang tarif dan laporan ketenagakerjaan Amerika yang lemah menekan sentimen, demikian laporan  Reuters  dan   CNBC ,  di Bengaluru, Senin (4/8) atau Selasa (5/8) dini hari WIB.
Indeks DAX Jerman melonjak 1,42% atau 331,72 poin menjadi 23.757,69, CAC 40 Prancis melesat 1,14% atau 85,85 poin jadi 7.632,01, dan FTSE 100 Inggris naik 0,66% atau 59,72 poin menjadi 9.128,30.
Indeks SMI Zurich turun 0,2% ketika perdagangan kembali dibuka setelah long weekend. Swiss terkejut, Jumat, setelah Trump mengenakan salah satu tarif tertinggi dalam pengaturan ulang perdagangan globalnya, dengan asosiasi industri memperingatkan bahwa puluhan ribu pekerjaan terancam.
Saham produsen jam tangan mewah Swiss, termasuk Richemont dan Swatch, masing-masing merosot 1,3% dan 2,3%.
"Dapat dimengerti mengapa Swiss tertinggal. Perusahaan yang paling terekspos arus perdagangan internasional tampaknya berada di bawah tekanan terbesar. Namun, penurunan seperempat persen tidak terlalu signifikan," kata Russ Mould, Direktur Investasi AJ Bell.
"Tampaknya masih ada harapan bahwa kesepakatan akan dicapai dengan persyaratan yang, jika tidak menguntungkan, setidaknya kurang merugikan daripada yang telah diberlakukan Gedung Putih sejauh ini."
Swiss siap untuk mengajukan "penawaran yang lebih menarik" dalam perundingan dagang dengan Washington, kata pemerintahnya, Senin.
Bea masuk tersebut dijadwalkan mulai berlaku Kamis, memberi Swiss--yang menganggap Amerika sebagai pasar ekspor utama untuk farmasi, jam tangan, mesin, dan cokelat--peluang kecil untuk mencapai kesepakatan yang lebih baik.
Saham Eropa semakin menjauh dari puncak tahun ini karena tarif AS terhadap mitra dagang utamanya meningkatkan kekhawatiran tentang kembalinya tekanan inflasi dan perlambatan pertumbuhan ekonomi.
Perbankan menjadi sorotan pada sesi ini, dengan saham bank Inggris melejit setelah Mahkamah Agung negara itu membatalkan putusan komisi pembiayaan kendaraan bermotor, meredakan kekhawatiran di kalangan perbankan tentang skema ganti rugi yang telah diperingatkan beberapa analis dapat mencapai puluhan miliar pound.
Lloyds melonjak 9% ke puncak STOXX 600, sementara saham Close Brothers meroket 24%. Barclays, Bank of Ireland, dan Santander masing-masing menguat lebih dari 2%.
UBS turun 0,7% setelah bank tersebut mengatakan akan membayar USD300 juta untuk menyelesaikan kasus sekuritas hipotek AS terkait penjualan investasi yang salah terkait hipotek. (ef)

Sumber : Admin

berita terbaru
Saturday, Aug 30, 2025 - 16:43 WIB
Katanya Harga Emas Bisa Segini
Saturday, Aug 30, 2025 - 15:44 WIB
Financial Statements 2Q 2025 of OBMD
Saturday, Aug 30, 2025 - 15:39 WIB
Financial Statements 2Q 2025 of MINE
Saturday, Aug 30, 2025 - 15:36 WIB
Financial Statements 2Q 2025 of ADMR
Saturday, Aug 30, 2025 - 14:22 WIB
Harga Minyak Dunia Naik Tipis Sepanjang Pekan Ini