Bursa Ekuitas Eropa Menghijau; Novo Nordisk Catat Rekor Penurunan Harian
Wednesday, July 30, 2025       03:21 WIB

Ipotnews - Bursa ekuitas Eropa menguat, Selasa, didorong sektor keuangan dan pertahanan, meski indeks saham Denmark mencatat penurunan satu hari terbesarnya tahun ini karena kejatuhan Novo Nordisk setelah produsen obat penurun berat badan tersebut mengeluarkan peringatan laba.
Produsen Wegovy itu, yang dulunya merupakan primadona pasar, mencatat penurunan satu hari terbesar dalam rekor 23%, kehilangan sekitar USD57,5 miliar dari nilai pasarnya, karena perusahaan tersebut memangkas proyeksi pertumbuhan penjualan 2025 dan menunjuk CEO baru di tengah persaingan yang semakin ketat di pasar obat obesitas.
Saham tersebut membebani indeks Copenhagen OMX Denmark, yang ambles 11,9%, sementara sektor farmasi STOXX yang lebih luas merosot 1,6%, demikian laporan  Reuters  dan   CNBC ,  di Bengaluru, Selasa (29/7) atau Rabu (30/7) dini hari WIB.
"Sangat mengecewakan bagi investor ketika kita menemukan perusahaan yang diantisipasi akan menjadi bintang sejati di sektor yang sedang booming, dan mereka tampaknya tidak mampu memanfaatkan posisi kompetitif yang sebenarnya sangat baik," kata Danni Hewson, Kepala Analisis Keuangan AJ Bell.
Saham tersebut "tampaknya sedang dihantam" oleh rivalnya dari Amerika Serikat, Eli Lilly, tutur Hewson. "Sekarang kita melihat pergantian CEO, tetapi investor tidak akan memberi orang baru itu banyak waktu untuk membereskan keadaan."
Secara lebih luas, indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup menguat 0,29% atau 1,60 poin menjadi 550,36, dengan perbankan melesat 1,7% mencapai level tertinggi sejak September 2008 karena investor berspekulasi pada peningkatan laba dan ketahanan di sektor yang secara umum terlindungi dari gejolak tarif.
Bursa regional utama juga menghijau. Di Jerman, Indeks DAX melompat 1,03% atau 247,01 poin menjadi 24.217,37, FTSE 100 Inggris bertambah 0,60% atau 54,88 poin jadi 9.136,32 dan CAC Prancis naik 0,72% atau 56,48 poin menjadi 7.857,36.
Sebagai kelegaan bagi investor, Amerika Serikat dan Uni Eropa menandatangani perjanjian untuk menurunkan tarif AS menjadi 15%, mengakhiri negosiasi berminggu-minggu awal pekan ini dan menawarkan kejelasan kepada investor tentang perdagangan.
Analis mengatakan lansekap laporan keuangan perusahaan membaik secara signifikan setelah kesepakatan tersebut, dan mereka kini memproyeksikan perusahaan-perusahaan Eropa akan mencetak pertumbuhan laba kuartal kedua 1,8% dibandingkan penurunan 0,3% seminggu sebelumnya, menurut data LSEG I/B/E/S.
Saham kedirgantaraan dan pertahanan melejit 2,2% setelah tiga hari berturut-turut merugi. Kerangka kerja perjanjian perdagangan baru tersebut menawarkan tarif zero-for-zeto untuk pesawat dan suku cadang. Airbus dan Safran SA masing-masing melambung 1,7% dan 2,1%.
Saham grup kacamata Prancis-Italia, EssilorLuxottica, melonjak 6,9% setelah melaporkan peningkatan laba operasional semester pertama meski terkena dampak tarif.
Perusahaan Belanda, Philips, meroket 9,2% ke puncak indeks setelah grup teknologi kesehatan tersebut menurunkan estimasi dampak tarifnya menyusul kesepakatan perdagangan AS-UE.
Perhatian kini beralih ke rilis PDB kuartal kedua dari zona euro dan AS, Rabu, diikuti keputusan suku bunga Federal Reserve yang sangat dinanti-nantikan dan laporan ketenagakerjaan Amerika, Jumat. (ef)

Sumber : Admin

berita terbaru
Saturday, Aug 30, 2025 - 16:43 WIB
Katanya Harga Emas Bisa Segini
Saturday, Aug 30, 2025 - 15:44 WIB
Financial Statements 2Q 2025 of OBMD
Saturday, Aug 30, 2025 - 15:39 WIB
Financial Statements 2Q 2025 of MINE
Saturday, Aug 30, 2025 - 15:36 WIB
Financial Statements 2Q 2025 of ADMR
Saturday, Aug 30, 2025 - 14:22 WIB
Harga Minyak Dunia Naik Tipis Sepanjang Pekan Ini