VKTR Pasok Kendaraan Listrik Bus Transjakarta hingga Lintas Sektor Industri
Wednesday, February 04, 2026       19:35 WIB

JAKARTA, investor.id -Emiten grup Bakrie, PT Teknologi Mobilitas Tbk () memperkuat kerja sama lintas sektor dengan pengiriman unit kendaraan listrik ke berbagai sektor industri.
CEO Anindra Ardiansyah Bakrie mengatakan, pengembangan ekosistem kendaraan listrik tidak dapat bergantung pada satu pemangku kepentingan saja.
"Diperlukan kolaborasi antara pelaku industri, pemerintah, lembaga riset, dan asosiasi agar manufaktur lokal mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan," ujar Ardi Bakrie, dalam keterangan resmi yang diterima, Rabu (4/2/2026).
Menurutnya, penguatan manufaktur lokal merupakan fondasi strategis dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik.
Melalui Bakrie Center Foundation, Grup Bakrie menjalin kemitraan dengan BloombergNEF sebagai penyedia riset dan data strategis untuk mendukung inisiatif grup, termasuk .
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan oleh Anindya Bakrie, Presiden Komisaris , dan Shantanu Jaiswal, Head of India and Southeast Asia Research BloombergNEF.
Sebagai bentuk realisasi, melakukan serah terima 10 unit kendaraan listrik, berupa 5 unit compactor kepada Dinas Lingkungan Hidup dan 5unit dump truck kepada Sumber Daya Air.
Penyerahan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap operasional pemerintah yang lebih efisien dan rendah emisi melalui pemanfaatan kendaraan listrik produksi dalam negeri.
Kendaraan tersebut akan digunakan untuk pengangkutan sampah perkotaan, yang selanjutnya akan diolah menjadi energi, sehingga berkontribusi dalam mendukung implementasi program Waste-to-Energy (WTE) serta pengurangan emisi karbon di sektor transportasi dan pengelolaan limbah.
Pada kesempatan yang sama, juga menandatangani Nota Kesepahaman dengan PT Panah Perak Megasarana disaksikan oleh PT PLN Energi Primer Indonesia.
Melalui kerja sama ini, akan menyediakan layanan transportasi bagi PT Panah Perak Megasarana berupa truk listrik untuk distribusi pelet biomassa.
Pelet Biomassa merupakan bahan bakar padat terbarukan berbentuk silinder kecil, dibuat dari biomassa terkompresi seperti serbuk gergaji, limbah kayu, dan residu pertanian yang selanjutnya PT PLN Energi Primer Indonesia akan mengolah pelet biomassa menjadi energi.
"Integrasi mobilitas listrik ke dalam rantai nilai Waste-to-Energy menunjukkan bahwa sektor transportasi dapat berperan langsung dalam mendukung transisi energi Indonesia," ujar Direktur , V Bimo Kurniatmoko.
juga memaparkan portofolio pengiriman kendaraan listrik yang telah berjalan di berbagai sektor.
Perusahaan telah menyerahkan tiga unit bus listrik untuk salah satu perusahaan pertambangan Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) untuk mobilisasi karyawan, serta mengirimkan 50 unit bus listrik Transjakarta melalui operator DAMRI sebagai bagian dari total 80 unit pesanan, dengan 30 unit lainnya telah selesai dirakit dan tengah memasuki tahap karoseri.
Selain itu, tengah memproduksi 2 unit shuttle bus listrik 8m bagi salah satu institusi pendidikan di Jawa Tengah yang ditargetkan untuk dikirim pada akhir kuartal II.
Mengawali tahun 2026, juga telah memperoleh purchase order bus listrik dari perusahaan pengembang real estat di Jakarta.

Sumber : investor.id

berita terbaru
An error occurred.