Transaksi Jumbo DPUM dan Akumulasi Emiten Big Caps Warnai Transaksi Pemilik +5% Jelang Libur Panjang
Saturday, May 16, 2026       06:17 WIB
  • Peralihan kepemilikan jumbo terjadi di setelah PT Rama Indonesia mengakuisisi 2,47 miliar saham dan menggenggam 59,24% kepemilikan.
  • Emiten kapitalisasi besar seperti , , dan mencatat aksi beli oleh investor institusi maupun pemegang saham utama.
  • Sejumlah pemegang saham besar melakukan pengurangan posisi di , , , hingga .

Ipotnews - Pergerakan pemegang saham dengan kepemilikan di atas 5% di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (12/5) diwarnai transaksi jumbo di saham PT Dua Putra Utama Makmur Tbk () serta aksi akumulasi pada sejumlah emiten berkapitalisasi besar.
Transaksi paling mencolok terjadi di . PT Rama Indonesia tercatat membeli 2,47 miliar saham sehingga kepemilikannya melonjak dari nihil menjadi 59,24%. Di sisi lain, PT Pandawa Putra Investama melepas jumlah saham yang sama, membuat porsinya turun drastis dari 68,81% menjadi 9,57%.
Pada kelompok emiten besar, PT Bukalapak.com Tbk () mencatat aksi beli 25 juta saham oleh perseroan, sehingga kepemilikannya meningkat dari 10,96% menjadi 10,99%.
Sementara itu, The Bank of New York Mellon menambah kepemilikan di PT Telkom Indonesia Tbk () sebanyak 7,5 juta saham, menaikkan porsi kepemilikan menjadi 6,17% dari sebelumnya 6,16%.
Aksi akumulasi juga terjadi di PT United Tractors Tbk (). Perseroan membeli 1,31 juta saham sehingga kepemilikannya bertambah dari 5,60% menjadi 5,63%.
Investor kawakan Lo Kheng Hong kembali tercatat menambah kepemilikan saham. Kali ini, ia membeli 7,54 juta saham PT Intiland Development Tbk () sehingga porsinya naik menjadi 7,24% dari sebelumnya 7,17%.
Lo Kheng Hong juga menambah 253,3 juta saham PT Gajah Tunggal Tbk (), meski kenaikan persentase kepemilikannya relatif tipis dari 6,73% menjadi 6,74%.
Di saham lain, PT Samuel Sekuritas Indonesia memborong 111,09 juta saham sehingga kepemilikannya naik menjadi 11,45%. Perusahaan sekuritas itu juga membeli 346,17 juta saham dan meningkatkan kepemilikannya menjadi 10,67%.
Dari sisi pelepasan saham, pengurangan besar terjadi pada saham PT Lippo Karawaci Tbk (). Bank Julius Baer Co. Ltd. S/A PT Inti Anugrah Propertindo Pledged Account menjual 904,22 juta saham sehingga kepemilikannya turun dari 24,42% menjadi 23,14%.
PT MNC Asia Holding Tbk juga mengurangi kepemilikan di PT MNC Energy Investments Tbk () sebanyak 238,6 juta saham, membuat porsinya turun menjadi 9,15%.
Selain itu, PT Samuel Tumbuh Bersama melepas 1,31 miliar saham sehingga kepemilikannya menyusut dari 35,05% menjadi 29,55%.
Pada saham properti, mencatat penjualan 56,81 juta saham oleh pemegang saham besar sehingga kepemilikannya turun tipis dari 5,17% menjadi 5,13%.
Adapun transaksi lain yang tercatat meliputi pembelian saham oleh PT Asuransi Jiwa Starinvestama di , PT Henan Putihrai Asset Management di , serta penambahan kepemilikan oleh Ferry Sudjono di dan Agustin Widyawati di .(AI)

Sumber : Admin
An error occurred.