- ANZ proyeksikan harga tembaga 2026 di atas USD13.500/ton.
- Pasar tembaga diperkirakan defisit 323.000 ton.
- Permintaan energi bersih dan AI mendorong kenaikan harga.
Ipotnews - ANZ Bank memperkirakan harga tembaga akan tetap berada di atas USD13.500 per ton sepanjang 2026, dengan potensi kenaikan menuju USD14.000 menjelang akhir tahun.
Angka ini lebih tinggi dibanding perkiraan sebelumnya sebesar USD13.200 per ton untuk Desember 2026, demikian laporan Reuters, di Bengaluru, Kamis (4/6).
Bank asal Australia itu juga memproyeksikan pasar tembaga akan mengalami defisit pada 2026, dengan penurunan persediaan global diperkirakan mencapai 323.000 ton.
"Kami melihat permintaan tembaga akan meningkat secara signifikan dalam jangka menengah, seiring percepatan transisi energi dan booming infrastruktur berbasis kecerdasan buatan (AI)," ujar ANZ dalam laporannya.
Prediksi ini mencerminkan optimisme terhadap peran tembaga sebagai logam vital untuk energi bersih dan teknologi digital. Pertumbuhan permintaan yang cepat di sektor-sektor ini diyakini akan menekan pasokan, sehingga mendorong harga tembaga lebih tinggi di pasar global. (Reuters/AI)
Sumber : Admin