-
Sinyal The Fed Gairahkan IHSG, Peluang Cuan Ada di DATA, UNVR hingga BMRI
Monday, December 08, 2025 11:35 WIB
JAKARTA, investor.id -Harapan penurunan suku bunga The Fed kembali mengangkat sentimen Indeks harga saham gabungan ( IHSG ) pekan ini. Arus beli asing turut memperkuat laju indeks dengan mencatatkan net buy sebesar Rp 439 miliar.
Dari dalam negeri, optimisme investor ditopang data makro ekonomi yang solid. PMI Manufaktur Indonesia naik menjadi 53,3 dan inflasi terjaga di 2,72%, memperlihatkan ketahanan aktivitas ekonomi dan daya beli masyarakat.
Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas ( IPOT ) Hari Rachmansyah mengatakan, peluang penguatan pasar masih terbuka lebar pekan ini. Jika The Fed kembali menurunkan suku bunga, potensi inflow dana asing ke pasar saham domestik akan meningkat, terutama pada saham-saham bertren naik.
"Secara teknikal, IHSG pekan ini diproyeksikan bergerak di rentang 8.625-8.707," tulis Hari dalam risetnya, Senin (8/12/2025).
Dari pasar global, Hari mengatakan, Wall Street mencatatkan tren positif dan berpotensi menyentuh area ATH. Optimisme meningkat seiring ekspektasi konsensus bahwa The Fed akan kembali memangkas suku bunga acuan sebesar 25 bps.
"Fokus investor pekan ini sepenuhnya tertuju pada keputusan The Fed. Penguatan Wall Street pekan lalu sudah mengindikasikan ekspektasi itu," kata Hari.
Di sisi lain, sentimen domestik juga dipengaruhi pergerakan rupiah dan arus modal asing yang sensitif terhadap kebijakan suku bunga The Fed. Investor pun menanti rilis Consumer Confidence Index (CCI) dan data penjualan ritel yang diperkirakan meningkat dan mencerminkan ketahanan konsumsi masyarakat.
Strategi Trading
Menghadapi dinamika pasar pekan 8-12 Desember 2025, Hari mendorong investor menerapkan strategi buy on weakness pada saham-saham yang tengah berada dalam tren naik, didukung volume kuat serta akumulasi asing. Disiplin manajemen risiko tetap menjadi kunci mengingat volatilitas masih terbuka.
Hari merekomendasikan peluang cuan ada di , hingga , berikut trading plan -nya:
1.
- Entry: 4.570
- Target Price: 5.100
- Stop Loss: 4.300
- menunjukkan sinyal perubahan tren setelah menguat 10% pada perdagangan Jumat. Harga bertahan di atas EMA-5 hingga EMA-50, menandakan penguatan tren naik yang semakin solid.
2.
- Entry: 2.710
- Target Price: 2.840
- Stop Loss: 2.660
- dinilai menarik karena didukung rilis data keyakinan konsumen dan penjualan ritel. Secara teknikal, saham ini berada dalam tren naik dan berpotensi melakukan reversal jangka pendek setelah menguji area support.
3.
- Entry: 4.900
- Target Price: 5.100
- Stop Loss: 4.850
- menjadi salah satu saham dengan akumulasi asing terbesar pekan lalu dengan inflow sekitar Rp801 miliar. Harga yang konsisten berada di atas EMA-5 memperkuat peluang lanjutan tren positif.
Sumber : investor.id