-
Saham YELO Bergerak di Bidang Apa? Emiten Telekomunikasi, Ini Jenis Produk dan Pemiliknya
Friday, December 05, 2025 19:30 WIB
IDXC hannel -- Sahambergerak di bidang apa? PT Yelooo Integra Datanet Tbk () adalah emiten sektor barang konsumen non-primer yang menjalankan kegiatan usaha utamanya di bidang jasa, industri, perdagangan, pariwisata, dan transportasi.
adalah perusahaan penyedia produk internet berupa SIM card, eSIM, dan modem wifi dengan merek dagangPasspod. Melansir laman resmi (5/12/2025), perusahaan ini didirikan pada 2017.
Pada awal pendiriannya, perseroan menjalankan bisnis penyediaan jasarental modem wifi(mifi). Lalu perseroan mengembangkan bisnis rental mifi untuk segmen turis yang berpergian ke mancanegara.
Modem wifi yang disediakan perseroan dapat digunakan untuk penyediaan jaringan internet di 200 negara. Pada layanan modem wifi, perseroan menyedian sewa modem dan jasa isi ulang untuk perpanjangan masa sewa wifi.
Untuk produk SIM card dan eSIM, perseroan menyediakan kartu sesuai negara yang dikunjungi pengguna. Kartu tersebut sudah berisi kuota internet yang dapat digunakan pengguna setibanya di negara tujuan.
Sejumlah negara yang dapat dijangkau oleh layanan internet yang disediakan misalnya Malaysia, Australia, China, Mesir, Singapura, Hong Kong, dan negara-negara lainnya di Eropa, Afrika, dan Asia.
mencatatkan sahamnya secara perdana di bursa pada 2018 dengan melepas 130 juta saham di harga penawaran Rp375 per saham. Dari IPO ini perseroan mengantongi dana segar sebanyak Rp48,75 miliar.
Sampai saat ini perseroan masih tercatat di papan pengembangan bursa efek. Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek, per 31 Oktober 2025 pengendali saham adalah PT Artalindo Semesta Nusantara.
Kepemilikan Artalindo di mencapai 715 juta saham, setara dengan 37,39 persen dari total saham terdaftar. Sedangkan masyarakat tercatat memiliki 1,19 miliar saham, setara 62,6 persen dari total saham.
Adapun penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham , atau pemilik perusahaan, adalah Roby Tan.
Pada perdagangan Jumat 5 Desember 2025, saham ditutup di harga Rp150 per saham, naik 17,19 persen dari pembukaan. Dalam satu bulan terakhir, saham mencatatkan pertumbuhan harga sebesar 120,59 persen.
Sumber : idxchannel.com