Rupiah Menguat Pagi Ini, Didorong Data ADP AS Dan Pelantikan Pimpinan Baru BI
Thursday, September 03, 2026       09:37 WIB
  • Rupiah menguat 0,34% ke Rp17.702 per dolar AS pada Kamis (3/9) pukul 09.08 WIB, didukung pelemahan dolar setelah data pekerjaan swasta AS lebih lemah dari perkiraan.
  • Data ADP AS hanya mencatat tambahan 38.000 pekerjaan pada Agustus 2026, terendah sejak Januari, sehingga memperkuat ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga The Fed.
  • Penguatan rupiah berpotensi terbatas oleh eskalasi konflik Timur Tengah dan tingginya harga minyak, meski pelantikan tiga pimpinan baru Bank Indonesia menjadi sentimen positif jangka pendek.

Ipotnews - Nilai tukar rupiah dibuka menguat pagi ini terhadap dolar, setelah data pekerjaan swasta Amerika Serikat lebih lemah dari perkiraan, ditambah sentimen positif dari pelantikan tiga pimpinan Dewan Gubernur Bank Indonesia yang baru.
Mengutip data Bloomberg, Kamis (3/9) pukul 09.08 WIB, rupiah sedang diperdagangkan pada level Rp17.702 per dolar AS, menguat 61 poin atau 0,34% dibandingkan akhir perdagangan Rabu (2/9) di level Rp17.763 per dolar AS.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan rupiah menguat terhadap dolar AS yang terkoreksi setelah data pekerjaan AS - ADP yang lebih lemah. "Namun penguatan akan terbatas oleh eskalasi di Timur Tengah dan harga minyak mentah dunia yang tinggi. Range hari ini diperkirakan Rp17.650 - Rp17.800," kata Lukman saat dihubungi Ipotnews pagi ini melalui pesan WhatsApp.
Data ketenagakerjaan sektor swasta AS Agustus 2026 menunjukkan pertumbuhan yang jauh lebih lemah dari perkiraan. ADP melaporkan penambahan 38.000 pekerjaan pada sektor swasta, menjadi pertumbuhan terendah sejak Januari.
Laporan ADP (ADP National Employment Report), yaitu laporan bulanan independen yang mengukur perubahan jumlah tenaga kerja di sektor swasta (non-pertanian) AS berdasarkan data transaksi penggajian aktual dari ratusan ribu perusahaan pelanggannya. Dikutip dari CoinDesk, data tersebut turut memengaruhi pasar karena memperkuat perhatian investor terhadap arah kebijakan suku bunga The Fed.
Selain itu, pelantikan tiga pimpinan baru Dewan Gubernur Bank Indonesia pada Rabu kemarin juga menjadi sentimen positif untuk rupiah pagi ini. Iya itu hal positif yang terus mendukung untuk jangka pendek ini," ujar Lukman.
Pada Rabu kemarin, Ketua Mahkamah Agung Sunarto melantik Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Pelantikan ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 92/P Tahun 2026 tanggal 1 September 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dewan Gubernur Bank Indonesia. Masa jabatan ini berlaku selama 5 (lima) tahun.(Adhitya/AI)

Sumber : Admin