Rupiah Berbalik Menguat Setelah Kemunculan Sinyal Dovish Dari The Fed
Friday, July 18, 2025       12:36 WIB

Ipotnews - Nilai tukar rupiah terhadap dolar bergerak menguat siang ini, setelah muncul sinyal dovish dari salah seorang pejabat bank sentral Amerika Serikat Federal Reserve tadi malam.
Mengutip data Bloomberg pada Jumat siang (18/7) pukul 11.38 WIB, kurs rupiah tengah diperdagangkan di level Rp16.308 per dolar AS, menguat 32 poin atau 0,20% dibandingkan Kamis sore (17/7) dilevel Rp16.340 per dolar AS.
Senior Economist KB Valbury Sekuritas, Fikri C. Permana mengatakan bahwa penguatan rupiah siang ini dipicu oleh sinyaldovish yang keluar dari the Fed semalam.
"Saya sih melihat faktornya ini ya, di samping mungkin harapan terhadap lelang SRBI hari ini yang masih cukup baik," kata Fikri saat dihubungi Ipotnews hari ini.
Tadi malam Deputi Gubernur The Fed Christopher Waller menyatakan bahwa suku bunga sebaiknya diturunkan bulan ini untuk mendukung pasar tenaga kerja AS yang mulai menunjukkan tanda-tanda pelemahan.
"Dengan inflasi yang mendekati target dan risiko kenaikan inflasi yang terbatas, kita tidak perlu menunggu pasar tenaga kerja memburuk sebelum menurunkan suku bunga acuan," kata Waller dalam teks pidato yang disiapkan untuk acara Money Marketeers di New York, Kamis (17/7).
"Menurut saya, masuk akal jika FOMC memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin dalam dua pekan mendatang," ujar Waller.
Para pejabat The Fed dijadwalkan menggelar pertemuan pada 29-30 Juli mendatang di Washington DC. (Adhitya)

Sumber : Admin