Purbaya Optimis Rupiah Bakal Menguat Seiring Implementasi DHE-SDI
Thursday, June 04, 2026       10:18 WIB
  • Menkeu Purbaya menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan menjadi faktor utama penopang stabilitas ekonomi nasional, termasuk nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global.
  • Implementasi kebijakan DHE-SDI diyakini meningkatkan pasokan devisa dan likuiditas valas domestik, sehingga memperkuat stabilitas sektor keuangan, meningkatkan kepercayaan investor, dan mendukung penguatan rupiah.
  • Pemerintah optimistis dampak DHE-SDI mulai terlihat dalam waktu dekat; jika sentimen pasar mereda dan devisa hasil ekspor semakin banyak masuk ke dalam negeri, rupiah berpeluang kembali menguat.

Ipotnews - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimis kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Indonesia (DHE-SDI) dapat meningkatkan pasokan devisa di dalam negeri dan memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah.
Purbaya menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap berada dalam kondisi kuat dan diyakini menjadi faktor utama yang menopang stabilitas perekonomian nasional, termasuk nilai tukar rupiah. Keyakinan tersebut disampaikan Purbaya usai rapat kerja pembahasan RUU Perubahan UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) bersama DPR RI, Rabu (3/6).
Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Keuangan tetap memfokuskan kebijakan pada upaya menjaga fondasi ekonomi nasional agar terus tumbuh dan semakin kuat di tengah berbagai tantangan global.
Menkeu menegaskan tugas utama pemerintah saat ini adalah menjaga kekuatan fundamental ekonomi sehingga aktivitas ekonomi dapat terus berkembang dengan cepat dan berkelanjutan.
"Tapi kalau kita lihat, kewajiban saya adalah menjaga fondasi ekonomi saja. Supaya ekonominya berjalan terus semakin cepat," kata Purbaya dalam siaran pers tadi malam.
Pemerintah meyakini fondasi ekonomi nasional akan semakin kokoh seiring mulai berjalannya kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Indonesia (DHE-SDI). Kebijakan tersebut dinilai dapat meningkatkan pasokan devisa di dalam negeri dan memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah.
Menurut Menkeu, kombinasi antara fundamental ekonomi yang tetap terjaga dan meningkatnya likuiditas devisa domestik akan menjadi faktor penting dalam memperkuat ketahanan sektor keuangan nasional.
Pemerintah juga menilai penguatan pengelolaan DHE-SDI akan meningkatkan likuiditas sistem keuangan Indonesia sekaligus memperkuat pengawasan terhadap arus devisa. Dengan demikian, sektor keuangan nasional diharapkan lebih tangguh menghadapi dinamika ekonomi global.
Selain itu, implementasi DHE-SDI diperkirakan mampu memberikan sentimen positif bagi pasar keuangan dan investor karena memperbesar ketersediaan devisa di pasar domestik.
Menkeu menekankan bahwa pada akhirnya arah pergerakan nilai tukar rupiah akan lebih banyak ditentukan oleh kekuatan fundamental ekonomi dibandingkan sentimen jangka pendek yang berkembang di pasar.
"Yang menjadi kewajiban saya adalah menjaga fondasi ekonomi agar terus berjalan dan semakin kuat. Pada akhirnya, kita percaya rupiah akan ditentukan oleh fondasi ekonominya," ujar Purbaya.
Pemerintah mengakui pergerakan nilai tukar dalam jangka pendek kerap dipengaruhi sentimen dan rumor pasar. Namun demikian, kondisi tersebut tidak mengubah fakta bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih berada dalam kondisi baik dan mampu menjadi penopang stabilitas ekonomi nasional.
Selain ditopang kekuatan ekonomi domestik, pemerintah optimistis implementasi DHE-SDI akan memberikan dampak positif terhadap pasar valuta asing nasional. Kebijakan tersebut diharapkan meningkatkan ketersediaan devisa melalui penempatan hasil ekspor sumber daya alam pada sistem keuangan nasional.
Dengan meningkatnya pasokan devisa, likuiditas valuta asing di pasar domestik diperkirakan semakin kuat sehingga mampu mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. Pemerintah memperkirakan dampak awal implementasi kebijakan tersebut akan mulai terlihat dalam waktu dekat.
"Seharusnya dalam waktu dekat dampaknya kebijakan DHE-SDI mulai terlihat. Ketika sentimen yang berkembang di pasar mulai mereda, didukung oleh masuknya devisa hasil ekspor ke dalam negeri, maka rupiah memiliki peluang untuk kembali menguat," sebut Purbaya.
Pemerintah menilai kebijakan DHE-SDI merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkuat ketahanan eksternal Indonesia sekaligus memastikan manfaat hasil ekspor nasional dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi perekonomian domestik.
Ke depan, pemerintah akan terus menjaga koordinasi dengan seluruh otoritas terkait guna memastikan stabilitas ekonomi dan sistem keuangan tetap terpelihara. Dengan fundamental ekonomi yang kuat, dukungan kebijakan yang konsisten, serta meningkatnya pasokan devisa melalui DHE-SDI, Indonesia dinilai memiliki modal yang kokoh untuk menjaga stabilitas rupiah dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. (Adhitya/AI)

Sumber : Admin