Prospek Konsumsi Domestik RI Tertekan Gejolak Harga Komoditas Global
Monday, March 16, 2026       08:04 WIB
  • Analis UOB Kay Hian melihat prospek konsumsi Indonesia menghadapi tekanan eksternal yang cukup besar.
  • Konflik Timur Tengah memicu volatilitas harga komoditas global, termasuk minyak, pangan, dan logam.
  • Risiko terbesar bagi ekonomi domestik adalah potensi penyesuaian harga BBM bersubsidi.

Ipotnews - Prospek konsumsi domestik Indonesia diperkirakan menghadapi tekanan signifikan akibat sejumlah faktor eksternal yang berkembang di pasar global. Ketidakpastian tersebut terutama berasal dari gejolak harga komoditas yang meningkat dalam beberapa waktu terakhir.
Analis UOB Kay Hian, Suryaputra Wijaksana, dalam sebuah catatan riset menyebutkan bahwa konflik di Timur Tengah telah memicu volatilitas tinggi di pasar komoditas dunia. Kondisi ini berdampak pada fluktuasi harga minyak, pangan, hingga logam.
Menurutnya, salah satu risiko terbesar bagi prospek ekonomi domestik adalah kemungkinan penyesuaian harga bahan bakar yang diatur pemerintah.
Jika harga minyak global bertahan pada level tinggi, pemerintah Indonesia berpotensi menaikkan harga BBM bersubsidi untuk menjaga beban fiskal tetap terkendali.
Selain itu, potensi gangguan rantai pasok global juga dapat mendorong kenaikan biaya produksi bagi pelaku usaha. Peningkatan biaya tersebut pada akhirnya berpeluang diteruskan kepada konsumen melalui kenaikan harga barang, yang berpotensi menekan daya beli masyarakat dalam beberapa kuartal mendatang.(Dow Jones Newswires)

Sumber : Admin