-
Profil Saham BWPT, Perusahaan Sawit Milik Pengusaha Peter Sondakh
Friday, October 03, 2025 19:14 WIB
IDXC hannel -- Simak profil saham. PTEagle High PlantationsTbk () adalah sebuah perusahaan terbuka yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit, dan memiliki konsesi lahan di Kalimantan, Sumatera, dan Papua.
Melansir laman resmi Eagle High Plantations (3/10/2025), perseroan didirikan pada 2000 dengan nama PT Bumi Perdana Prima International. Namun perseroan mengganti nama usahanya menjadi PT BW Plantation pada tujuh tahun kemudian.
memiliki kebun sawit seluas 87.000 hektare yang tersebar di Kalimantan, Sumatera, dan Papua. Adapun produk perkebunan yang dihasilkan emiten ini adalah minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan inti sawit.
Perusahaan ini juga memiliki tujuh unit pabrik pengolahan CPO dengan total kapasitas 2,2 juta ton tandan buah segar per tahun. Selain itu, semua hasil produksi diklaim telah bersertifikasi RSPO .
Perkebunan sawitmilik paling luas berada di Kalimantan, yakni mencapai 73.000 hektare. Di wilayah ini pula Eagle High Plantations memiliki enam pabrik dengan kapasitas terpasang 325 ton buah per jam.
Sementara itu luasan kebunnya di Sumatera mencapai 2.000 hektare, lalu luasan kebun di Papua mencapai 12.000 hektare, di Papua juga memiliki satu fasilitas pabrik pengolahan dengan kapasitas 45 ton buah per jam.
Profil , Informasi Pencatatan Saham
mencatatkan sahamnya pada Oktober 2009 dengan melepas 1,21 miliar saham dengan harga penawaran Rp550 per saham. Dari IPO ini mengantongi dana senilai Rp666 miliar.
Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek, saat ini saham dikendalikan oleh PT Rajawali Capital dengan kepemilikan sebanyak 11,88 miliar saham, atau setara dengan 37,7 persen dari total saham terdaftar.
Sementara pemilik perusahaan, atau penerima manfaar akhir dari kepemilikan saham, adalahPeter Sondakh. Rajawali Capital adalah bagian dari Rajawali Corpora, perusahaan yang didirikan oleh Peter Sondakh.
Pada perdagangan Jumat 3 Oktober 2025, saham diperdagangkan di harga Rp136 per saham. Dengan harga pasaran ini dan jumlah saham terdaftar sebanyak 4 miliaran lembar, maka kapitalisasi pasar perusahaan ini adalah Rp4,29 triliun.
Sebagai tambahan informasi, sepanjang semester pertama 2025 perseroan mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 38 persen, dari Rp2,01 triliun menjadi Rp2,77 triliun.
Sedangkan laba bersihnya meningkat dari Rp119,70 miliar menjadi Rp171,88 miliar. Lalu EBITDA tercatat naik sebesar 30 persen menjadi Rp870 miliar.
Itulah informasi singkat tentangprofil saham .
Sumber : idxchannel.com