- melalui PT DSST Mas Gemilang menyuntikkan modal Rp8,54 triliun ke PT Bali Media Telekomunikasi untuk memperkuat struktur bisnis dan ekosistem layanan digital.
- Transaksi berupa penerbitan 8,54 miliar saham baru BMT dan meningkatkan modal disetor menjadi 19,73 miliar saham, dengan DSST tetap menguasai 99,99% kepemilikan.
- Perseroan menilai transaksi material senilai 21,22% dari ekuitas tersebut akan memperkuat kapasitas pendanaan, sinergi bisnis, dan pertumbuhan jangka panjang.
Ipotnews- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk () melalui entitas anak usahanya, PT DSST Mas Gemilang ( DSST ), menyuntikkan modal senilai Rp8,54 triliun ke PT Bali Media Telekomunikasi (BMT). Langkah ini merupakanbagian dari strategi memperkuat struktur bisnis dan mempercepat pengembangan ekosistem layanan digital.
Dalam Keterbukaan Informasi di laman IDX, Rabu (8/7), Sekretaris Perusahaan menjelaskanbahwa transaksi afiliasi yang dilaksanakan pada 6 Juli 2026 itu merupakan upayapenguatan struktur permodalan BMT yang diperlukan untuk meningkatkan fleksibilitas pendanaan dalam mendukung strategi bisnis, investasi, kebutuhan modal kerja, serta berbagai proyek strategis jangka panjang.
Transaksi melalui DSST , yang 99,9% sahamnya dimiliki ini, merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat posisi bisnis dan membangun ekosistem layanan digital yang berdaya saing serta berkelanjutan guna mendukung visinya sebagai penyedia solusi digital terintegrasi di Indonesia.
Objek transaksi berupa penerbitan dan pengambilan bagian atas 8.539.999.121 saham baru BMT senilai Rp8.539.999.121.000.
Setelah transaksi, modal ditempatkan dan disetor penuh BMT meningkat dari 11,19 miliar saham menjadi 19,73 miliar saham, dan DSST tetap menjadi pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 99,99%.
Perseroan meyakini, "Transaksi ini merupakan inisiatif strategis untuk memperkuat strukturbisnis, memperluas kapabilitas usaha, dan menciptakan fondasi pertumbuhan jangka panjang yang kokoh."
Transaksi tersebut akan memperkuat fondasi bisnis melalui peningkatan sinergi, optimalisasi sumber daya, perluasan kapabilitas operasional dan teknologi, serta percepatan integrasi ekosistem digital. Dengan demikian, posisi dan daya saing Perseroan diharapkan semakin kuat dalam menangkap peluang pertumbuhan jangka panjang.
Dari sisi regulasi, transaksi ini dikategorikan sebagai Transaksi Material karena bernilai Rp8,54 triliun atau sekitar US$502,56 juta, setara 21,22% dari total ekuitas PT Dian Swastatika Sentosa Tbk sebesar US$2,37 miliar berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 31 Maret 2026. Nilai tersebut berada di atas ambang batas 20%, namun masih di bawah 50% dari ekuitas Perseroan. (AI)
Sumber : admin