Pengendali ASLI Mulai Gelar Tender Wajib atas 2,33 Miliar Saham
Wednesday, March 04, 2026       14:30 WIB
  • Tender wajib dimulai 5 Maret-3 April 2026 oleh pengendali baru, PT Wahana Konstruksi Mandiri, kepada pemegang saham publik
  • Objek tender maksimal 2,33 miliar saham dengan harga Rp204 per saham (potensi nilai transaksi sekitar Rp475,32 miliar)
  • Setelah akuisisi, Wahana Konstruksi Mandiri sudah menguasai 62,72% saham , sedangkan publik memegang sekitar 32,56% saham yang menjadi target tender offer

Ipotnews - PT Wahana Konstruksi Mandiri selaku pengendali baru PT Asri Karya Lestari Tbk () akan melaksanakan penawaran tender wajib (MTO) kepada pemegang saham public, dengan periode penawaran pada 5 Maret hingga 3 April 2026.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang diterbitkan di Jakarta, Rabu (4/3), Wahana Konstruksi Mandiri menyatakan dapat membeli saham publik di sebanyak-banyaknya 2,33 miliar lembar. Saham yang menjadi objek penawaran memiliki nilai nominal Rp50 per saham, sedangkan harga MTO dibanderol Rp204 per saham.
Dengan harga tersebut, total nilai pembelian ---apabila seluruh saham publik yang ditawarkan dijual kepada pengendali baru--- mencapai Rp475,32 miliar. Pelaksanaan tender offer ini sebagai upaya memberikan kesempatan kepada pemegang saham publik untuk menjual sahamnya kepada Wahana Konstruksi Mandiri.
Mengacu pada jadwal yang disampaikan , periode penawaran berlangsung selama kurun 5 Maret-3 April 2026. Sementara itu, pembayaran kepada pemegang saham yang mengikuti tender wajib dijadwalkan pada 15 April 2026.
Sebelum pelaksanaan MTO, struktur kepemilikan saham menunjukkan bahwa Wahana Konstruksi Mandiri memiliki 3,92 miliar saham atau setara 62,72 persen dari jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh . Sulistiono memiliki 295 juta lembar (4,72%), sedangkan masyarakat dengan kepemilikan di bawah lima persen menguasai 2.035.000.000 saham atau setara 32,56 persen.
Wahana Konstruksi Mandiri juga menyatakan, pihaknya sudah mengungkapkan seluruh informasi material yang wajib diketahui pemegang saham publik terkait pelaksanaan tender offer, serta bertanggung jawab atas kebenaran seluruh fakta material, informasi dan laporan yang tercantum dalam dokumen keterbukaan informasi.
(Budi/AI)

Sumber : admin
An error occurred.