- Pendidikan keuangan sejak dini menjadi kebutuhan mendesak di era digital, sejalan dengan perubahan pola konsumsi anak.
- Program Cha-Ching telah menjangkau lebih dari 1,2 juta siswa dan melatih 39.000 guru untuk literasi keuangan berkelanjutan.
- Empat pilar finansial yaitu Earn, Save, Spend, Donate menjadi fondasi sederhana namun berdampak besar bagi masa depan anak.
Ipotnews -- Di tengah perkembangan zaman yang semakin terdigitalisasi, anak-anak Indonesia tumbuh dengan kebiasaan baru seperti pembayaran melalui QRIS , belanja online, hingga mengenal istilah paylater. Kondisi ini menegaskan pentingnya pendidikan dan literasi keuangan sejak usia dini agar generasi muda mampu mengelola uang dengan bijak.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025 mencatat, sebanyak 66,72 juta penduduk Indonesia berusia 0-14 tahun atau 23,46 persen dari total populasi. Angka tersebut menunjukkan betapa besar tantangan sekaligus peluang dalam membekali anak dengan kecakapan finansial yang relevan dengan era digital.
Prudential Indonesia bersama Prudence Foundation melalui program Cha-Ching telah menjangkau lebih dari 1,2 juta siswa sekolah dasar di 60 kota/kabupaten sejak 2017. Program ini juga melatih lebih dari 39.000 guru agar literasi keuangan dapat diajarkan secara berkelanjutan di ruang kelas.
"Melek uang sejak dini bukan berarti anak harus berpikir seperti orang dewasa. Ini tentang membantu mereka mengambil keputusan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari mengenali kebutuhan, menabung untuk tujuan tertentu, hingga belajar berbagi," kata Karin Zulkarnaen, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia dalam keterangannya, Rabu (29/7).
Program Cha-Ching mengajarkan empat pilar sederhana yaitu Earn, Save, Spend, Donate. Empat pilar ini dipercaya dapat membantu anak memahami bahwa uang bukan sekadar untuk dihabiskan, melainkan alat untuk membuat pilihan dan meraih mimpi.
Semangat Hari Anak Nasional 2026 pun mengingatkan bahwa hadiah terbaik bagi anak Indonesia bukanlah gawai atau mainan terbaru, melainkan bekal literasi keuangan yang akan menumbuhkan kemandirian, rasa percaya diri, dan kesiapan menghadapi masa depan.(Marjudin/AI)
Sumber : admin