PLN Siapkan Daya 438 MW untuk MotoGP Mandalika 2026
Saturday, October 03, 2026       19:19 WIB

AI News - PT PLN (Persero) menyiapkan total kapasitas pasokan listrik sebesar 438 MW, termasuk cadangan 47 MW, untuk memastikan keandalan listrik selama ajang MotoGP Mandalika 2026 yang akan dilangsungkan 9-11 Oktober 2026 di Lombok Tengah.

Poin Penting

  • Kapabilitas listrik yang disiapkan PLN: 438 MW dengan beban puncak diproyeksikan 391 MW dan cadangan 47 MW.
  • PLN mengerahkan lebih dari 500 personel siaga, 19 unit UPS, 7 genset, dan 3 Unit Gardu Bergerak serta mobilisasi genset tambahan di sirkuit.
  • Pertamina menyiapkan tambahan pasokan BBM sebesar 20-30 % di jalur wisata, mengaktifkan 7 SPBU dan 5 armada kapal berkapasitas total 34.400 KL untuk wilayah NTB.
  • Green Genset Control Room berbasis energi surya dipasang di area sirkuit untuk mempercepat pemantauan dan pengendalian daya.

Bagaimana PLN Menjamin Keandalan Listrik Selama MotoGP Mandalika 2026?


PLN memastikan kelancaran pasokan listrik dengan menyiapkan daya total 438 MW, cukup untuk menutupi beban puncak 391 MW serta menyediakan cadangan 47 MW. Menurut laporan CNN Indonesia, kesiapan ini didukung oleh mobilisasi ratusan personel siaga, 19 unit UPS, dan 7 genset yang ditempatkan strategis di sekitar sirkuit. Selain itu, PLN menambah tiga Unit Gardu Bergerak serta mengoperasikan inovasi Green Genset Control Room yang menggunakan energi surya untuk meningkatkan kecepatan dan akurasi pemantauan sistem listrik. Dengan kombinasi sumber daya primer yang memadai, peralatan pendukung, dan tim respons cepat, PLN berupaya menghindari gangguan listrik yang dapat mengganggu kompetisi internasional tersebut, sekaligus menegaskan pentingnya keandalan energi bagi citra Indonesia di panggung global.

Apa Langkah Pertamina dalam Menyediakan BBM dan LPG untuk MotoGP Mandalika 2026?


Pertamina meningkatkan pasokan bahan bakar dan LPG dengan menambah stok sebesar 20-30 % di wilayah wisata dan jalur menuju sirkuit. VOI melaporkan bahwa perusahaan menyiapkan tujuh SPBU -tiga di Lombok Tengah, dua di Lombok Barat, dan dua di Kota Mataram-untuk melayani kebutuhan energi masyarakat, wisatawan, serta pelaku usaha selama acara. Selanjutnya, lima armada kapal tipe Small Tanker II dengan total kapasitas 34.400 KL diposisikan untuk memastikan suplai BBM yang lancar ke NTB. Pertamina juga melakukan pemantauan berkelanjutan terhadap antrean dan layanan di SPBU , serta koordinasi dengan pengelola untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban lalu lintas. Dukungan logistik bahan bakar ini berfungsi sebagai tulang punggung operasional bagi transportasi dan fasilitas pendukung MotoGP, menegaskan komitmen Pertamina dalam menjaga kontinuitas energi selama turnamen.

Apa Dampak Persiapan Energi ini bagi Penonton dan Ekonomi Lokal NTB?


Persiapan energi yang matang meningkatkan kepercayaan penonton internasional serta pelaku usaha lokal terhadap kemampuan NTB menyelenggarakan event berskala dunia. Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, yang dikutip CNN Indonesia, menilai listrik sebagai komponen krusial keberhasilan MotoGP, sementara Pertamina memastikan kelancaran mobilitas melalui tambahan BBM. Ketersediaan daya listrik 438 MW dengan cadangan aman serta pasokan BBM yang cukup mengurangi risiko gangguan operasional, sehingga sponsor, tim, dan wisatawan dapat berfokus pada kompetisi tanpa khawatir tentang pemadaman atau antrean bahan bakar. Dampak ekonomi tercermin dari peningkatan kunjungan wisatawan, yang pada gilirannya mendorong pendapatan sektor perhotelan, transportasi, dan kuliner di Lombok serta memperkuat citra NTB sebagai destinasi siap menerima event global.

 Disclaimer: This article was produced automatically by Artificial Intelligence (AI) through the compilation and synthesis of information from multiple news sources. It is not independent reporting and does not constitute investment advice. 


Sumber : AI News