- Ecolab International Indonesia dan meluncurkan teknologi 3D TRASAR dengan Flow2Max untuk panas bumi.
- Teknologi ini menghadirkan pemantauan
- , analitik digital, dan otomasi guna meningkatkan produksi serta mencegah penskalaan aset
- Flow2Max karya mendukung kapabilitas panas bumi Indonesia di kancah global dan tujuan energi terbarukan.
Ipotnews - Ecolab International Indonesia bersama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk () resmi meluncurkan teknologi 3D TRASAR untuk Panas Bumi dengan Flow2Max, sebuah solusi terintegrasi yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi produksi energi panas bumi sekaligus mendukung pengoperasian berkelanjutan.
Kolaborasi ini menghadirkan pemantauan real-time, kecerdasan data, serta pengendalian otomasi untuk mengatasi tantangan industri terkait penskalaan dan variabilitas aliran.
Teknologi gabungan ini memungkinkan operator panas bumi melakukan pemantauan presisi, mencegah penskalaan aset, serta mengintegrasikan data lapangan dengan analitik digital untuk pengambilan keputusan yang lebih efektif.
"Teknologi 3D TRASAR dengan Flow2Max memungkinkan pelanggan beroperasi lebih cerdas, aman, dan berkelanjutan, menggunakan data yang dapat ditindaklanjuti untuk melindungi aset mereka," ujar Evan Jayawijayanto, AVP & Presiden Direktur Ecolab International Indonesia dalam keterangan resminya, Rabu (3/12).
Sementara itu, Direktur Operasi Ahmad Yani menegaskan bahwa Flow2Max adalah inovasi karya nasional yang meningkatkan kapabilitas panas bumi Indonesia di kancah global.
Flow2Max, yang dikembangkan oleh , adalah teknologi solusi inovatif yang mampu mengukur laju aliran massa dan enthalpy aliran di dua fase secara akurat dan real-time.
Teknologi ini menyediakan fasilitas panas bumi dengan data kinerja sumur yang presisi dan mendeteksi dini potensi masalah operasional, hal ini merupakan keuntungan penting dalam mengelola efisiensi produksi dan keberlanjutan jangka panjang.
"Dengan integrasi otomatisasi dan kecerdasan digital dari Ecolab, kami menciptakan solusi kelas dunia yang berkontribusi pada tujuan energi terbarukan Indonesia dan dunia," katanya. (Marjudin/ AI)
Sumber : admin