Morning News Summary (14/01/2026)
Wednesday, January 14, 2026       08:20 WIB

inline-image-big
Wall Street berbalik melemah, menghapus gain di awal perdagangan dipicu oleh rilis data inflasi yang lebih rendah dibandingkan perkiraan, dengan sektor perbankan menjadi beban indeks tersengat melesetnya data keuangan big bank.
- S&P500 -0.2%, Dow Jones -0.8%, KBW Bank index jatuh -1.3% terseret oleh kinerja mengecewakan dari JPMorgan.
- US Core CPI pada Des25 naik moderat 0.2% mom/2.6% yoy (level terendah empat tahun) -- meskipun begitu angka ini belum mampu mengubah ekspektasi pasar secara signifikan mengenai kebijakan Fed bulan ini.
inline-image-big
Minyak WTI melonjak +2.6% ke level $61/barel (level tertinggi sejak November) setelah Trump meningkatkan retorika kerasnya terhadap Iran - produsen ke-4 terbesar OPEC .
- Trump membatalkan pertemuan dengan pejabat Iran dan mengancam tarif 25% bagi negara mitra bisnis Iran.
- Situasi diperburuk oleh serangan terhadap 2 tanker minyak di dekat terminal Konsorsium Pipa Kaspia yang mengancam ekspor minyak Kazakhstan.
Dari komoditas lain, emas bertahan didekat level $4,600/oz sementara perak melonjak ke level $89/oz -- Citigroup memperkirakan kedua logam mulia akan mencapai level $5,000/$100 per Oz dalam 3 bulan kedepan. Metal Industri seperti Nickel -1.6%, Copper +0.2%, sementara Timah melanjutkan penguatan +3.2%, setelah melonjak +5.3% di Senin.
inline-image-big
Di dalam negeri, saham konglomerasi mengalami koreksi tajam di 2 hari perdagangan terakhir -- meski banyak spekulasi terkait gejolak geopolitik, kondisi fiskal yang memburuk hingga keputusan free-float MSCI yang menjadi penyebab, kami meyakini bahwa kondisi yang terjadi murni disebabkan rotasi ke saham bluechip.
- 3 Isu : Free-float MSCI , Resiko rating downgrade karena potensi defisit fiskal diatas 3% GDP, dan Geopolitik tidak akan hanya menekan saham konglomerasi tetapi juga saham bluechip.
- Namun, berbanding terbalik dengan koreksi yang terjadi pada konglomerasi seperti Bakrie, Prajogo, dan Hapsoro Grup. Indeks saham bluechip IDX30 justru menguat +2.13% sepanjang minggu ini.
- Valuasi yang atraktif dan potensi dividen yield yang besar jelang musim pembagian dividen di awal Q2 nanti diperkirakan menjadi penyebab utama terjadinya rotasi disamping sudah terlalu tingginya valuasi saham konglo pasca rally harga yang terjadi setahun terakhir.
o Otomotif
Volume penjualan mobil nasional (4W) melonjak 27% mom pada Desember 2025 menjadi 94,100 unit, rebound didorong oleh promosi diskon agresif serta realisasi pengiriman unit VinFast. Total volume penjualan tahun 2025 sebesar 803,700 unit (-7% yoy) masih sejalan dengan target Gaikindo r.ipot.id/?g=r/t/3cmg17
o CPO
Peluncuran mandat biodiesel B50 akan sangat bergantung pada selisih harga (spread) antara minyak mentah dan CPO, di mana arahan Presiden saat ini adalah mempertahankan B40 pada tahun ini sambil tetap bersiap untuk potensi transisi di semester kedua (Reuters)
o
Prajogo Pangestu menambah 1.33 juta lembar saham Barito Renewables Energy () 13 Januari 2026 dengan harga Rp8,800-9,025/sh (Emiten News)
o
HP menaikkan target harga saham Petrosea () ke level Rp16,000 seiring peluang masuk dua indeks global yaitu MSCI dan FTSE (Emiten News)
o
Chengdong Investment (CIC) divestasi saham senilai total Rp1.52 triliun, mengurangi kepemilikan dari 5.99% hingga menjadi 4.99% antara Desember 2025 - Januari 2026 (Bisnis)
o
Mencatat penjualan mobil sepanjang tahun 2025 sebanyak 409,379 unit (turun 15.23% yoy), dengan market share 51% vs. 2024 sebanyak 482,964 unit dan 56% market share (Kontan)
Agenda Korporasi
14/01: Cash Deviden Cumdate:
RUPS : , , , ,
15/01: Right Issue StartTrading: -R
RUPS : , , ,
19/01: Bonus Cumdate:
RUPS :
20/01: RUPS : , , , ,
21/01: RUPS : , , , , , ,
Agenda Ekonomi
1. CN - Neraca Perdagangan China (Des)
2. US - Penjualan Ritel (Nov)
3. US - Indeks Harga Produsen Inti (Nov)
4. US - Pidato Anggota FOMC Kashkari, Bostic, Williams
Suspensi
- Open : , , , ,
- Suspend : ,
Pemantauan Khusus/FCA
- In : -
- Out : -
Unusual Market Activity (UMA)
- , ,
Disclaimer On
  IPOT Platinum Club 

Sumber : IPS

berita terbaru
An error occurred.