- Aktivitas pemilik saham >=5% pada 12 Maret relatif tenang tanpa transaksi jumbo.
- Pergerakan saham di grup MNC milik Hary Tanoesoedibjo menonjol melalui aksi di , , dan .
- Bumi Serpong Damai mencatat pembelian terbesar dengan tambahan 130,06 juta saham .
Ipotnews - Aktivitas transaksi pemilik saham dengan kepemilikan minimal 5% di emiten Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (12/3) cenderung berlangsung tenang tanpa kehadiran transaksi jumbo. Meski demikian, sejumlah pergerakan masih terjadi, terutama pada saham-saham yang terafiliasi dengan grup MNC milik Hary Tanoesoedibjo.
Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia ( KSEI ) yang dirilis Jumat (13/3), aktivitas di lingkungan grup MNC mencakup beberapa transaksi pada saham media dan properti.
Pada saham PT MNC Land Tbk (), PT MNC Sekuritas tercatat melepas 18,76 juta saham sehingga kepemilikannya turun tipis dari 7,30% menjadi 7,29%. Sementara itu, pada saham PT Media Nusantara Citra Tbk (), induk usaha PT Global Mediacom Tbk menjual 8,16 juta saham yang membuat porsi kepemilikannya berkurang dari 39,41% menjadi 39,35%.
Di sisi lain, aksi akumulasi terjadi pada saham PT MNC Studios International Tbk (). MNC Sekuritas tercatat membeli 64,72 juta saham sehingga kepemilikan meningkat dari 8,86% menjadi 8,97%.
Di luar grup MNC, transaksi terbesar pada hari tersebut datang dari PT Bumi Serpong Damai Tbk yang membeli 130,06 juta saham PT Duta Pertiwi Tbk (). Transaksi ini membuat kepemilikan perseroan melonjak dari 7,07% menjadi 14,10%.
Sejumlah transaksi lain juga tercatat, antara lain pembelian 8,84 juta saham PT Bumi Citra Permai Tbk () oleh PT Bumi Citra Investindo serta akumulasi 2,45 juta saham PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk () oleh Sandra Angelia.
Sementara itu, aksi penjualan dilakukan oleh sejumlah investor besar, termasuk Glencore International Investments Ltd. yang melepas 10 juta saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk () serta PT Samuel Sekuritas Indonesia yang menjual 27,54 juta saham PT MD Pictures Tbk ().
Secara keseluruhan, data KSEI menunjukkan bahwa aktivitas transaksi pemegang saham besar pada 12 Maret relatif terbatas dan didominasi pergerakan dengan volume menengah, tanpa adanya transaksi berskala jumbo seperti yang kerap muncul pada hari-hari perdagangan sebelumnya.(AI)
Sumber : Admin