AI News - MUFG Bank Ltd menjual 55,938,400 saham PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk pada 29 September 2026 dengan harga Rp7.800 per lembar, menghasilkan dana Rp436,32 miliar dan menurunkan kepemilikannya menjadi 14,36% dari 18,89% sebelumnya, sebagai langkah memenuhi regulasi free-float Bursa Efek Indonesia.
Poin Penting
- Saham yang dijual: 55,938,400 lembar.
- Harga per lembar: Rp7.800.
- Total dana yang diterima: Rp436,32 miliar.
- Kepemilikan MUFG Bank turun menjadi 14,36% (dari 18,89%).
- Tujuan penjualan: mendukung pemenuhan ketentuan free.
Kenapa MUFG Bank Menjual Saham untuk Memenuhi Free Float?
Menurut Stockwatch, penjualan tersebut dilakukan untuk membantu memenuhi persyaratan free-float yang ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia. Regulasi mengharuskan perusahaan publik memiliki persentase saham yang beredar di pasar minimal tertentu, sehingga menjual sebagian saham pengendali dapat meningkatkan proporsi tersebut. Sebelumnya MUFG memegang hak suara yang signifikan, tetapi dengan mengurangi kepemilikan itu menjadi lebih kecil, dapat menyesuaikan struktur kepemilikan publiknya. Langkah ini berarti dapat mempertahankan kepatuhan terhadap aturan BEI tanpa harus mengubah kontrol operasional. Selain itu, peningkatan free-float dapat menarik minat investor institusional yang menilai likuiditas sebagai faktor penting.
Apa Dampak Penurunan Kepemilikan MUFG Bank terhadap Kontrolnya atas ?
Kontan melaporkan bahwa meskipun kepemilikan sahamnya berkurang, MUFG Bank tetap tercatat sebagai pemegang saham pengendali . Hal ini disebabkan karena peraturan mengizinkan entitas dengan kepemilikan di bawah 20% tetap menjadi pengendali bila memiliki hak suara mayoritas atau struktur kepemilikan lain yang memberi kontrol efektif. Laporan kepemilikan menunjukkan status "Ya" untuk pengendali, menegaskan bahwa kendali operasional belum berubah. Dengan demikian, MUFG masih dapat mempengaruhi keputusan strategis perusahaan meski posisinya lebih kecil. Bagi investor, keberlanjutan kontrol ini memberikan stabilitas dalam arah kebijakan .
Bagaimana Transaksi ini Memengaruhi Likuiditas dan Free Float di Bursa?
Regulasi POJK 4/2024 mensyaratkan minimal 15% saham bebas untuk perusahaan publik, dan penjualan saham oleh MUFG meningkatkan proporsi saham yang beredar di pasar. Penambahan lembaran saham yang tersedia bagi publik memperluas basis pemegang, sehingga likuiditas perdagangan diharapkan membaik. Kondisi ini dapat menurunkan selisih harga beli-jual (spread) dan menarik partisipasi investor institusional yang mengutamakan pasar likuid. Kepatuhan terhadap persyaratan free-float juga mengurangi risiko sanksi administratif bagi , memperkuat posisi perusahaan dalam daftar utama BEI. Pada jangka panjang, peningkatan likuiditas dapat mendukung stabilitas harga saham .
Sumber : AI News