MLPT Berbalik ARA di Hari Pertama Pasca Stock Split, Melonjak 25% dari Harga Teoretis
Tuesday, July 21, 2026       11:38 WIB
  • Saham menyentuh ARA pada hari pertama pasca-stock split 1:25, melonjak 25 persen ke 1.300
  • Harga acuan baru ditetapkan BEI berdasarkan penyesuaian harga teoretis usai pelaksanaan stock split.
  • Meski menguat optimal, saham masih terkoreksi 92,97 persen sepekan dan 97,92 persen sejak awal 2026.

Ipotnews - Saham PT Multipolar Technology Tbk () langsung menyentuh batas auto-rejection atas (ARA) atau melonjak 25 persen pada perdagangan Selasa (21/7), bertepatan dengan hari pertama perdagangan menggunakan nilai nominal baru setelah pelaksanaan stock split dengan rasio 1:25.
Berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 11.00 WIB, saham menguat ke batas ARA di posisi 1.300 dari harga acuan Rp1.040. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp7,13 miliar, sedangkan volume transaksi sebanyak 5,73 juta saham dan frekuensi sebanyak 3,14 ribu kali. n ke level 25.959.
Penguatan pada hari ini terjadi setelah BEI melakukan penyesuaian harga teoretis saham sesuai aksi korporasi stock split. Dengan harga penutupan (akhir cum) sebesar Rp25.950 per saham bernilai nominal lama Rp100, maka harga teoretis menjadi Rp1.038 dan disesuaikan dengan fraksi harga menjadi Rp1.040 per saham.
Kenaikan ke level 1.300 pada perdagangan hari ini merupakan apresiasi pasar secara optimal sebesar 25 persen dari harga acuan baru Rp1.040 yang telah ditetapkan BEI pasca-stock split. Meski mencatatkan kenaikan maksimal pada perdagangan hari pertama pasca-stock split, secara historis performa saham masih menunjukkan koreksi yang dalam.
Kinerja saham tercatat anjlok 92,97 persen dalam sepekan terakhir, sedangkan selama sebulan terakhir melorot 92,04 persen dalam satu bulan. Sementara itu, sepanjang tahun berjalan di 2026 (year-to-date) harga saham mengalami penurunan signifikan sebesar 97,92 persen.
(Budi/AI)

Sumber : admin
An error occurred.