Lanjutkan Rencana Pendanaan Jangka Panjang, Hino Finance Siap Terbitkan Obligasi Rp800 Miliar
Wednesday, February 04, 2026       16:21 WIB
  • PT Hino Finance Indonesia akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II 2026 senilai Rp800 miliar, bagian dari PUB Rp3 triliun.
  • Obligasi terbagi tiga seri dengan tenor hingga 5 tahun dan bunga 4,75-6,15 persen, akan dicatatkan di BEI pada 12 Februari 2026.
  • Dana hasil emisi digunakan untuk melunasi obligasi sebelumnya dan modal kerja, dengan peringkat idAA+ dari Pefindo.

Ipotnews -- PT Hino Finance Indonesia (HFI) berencana menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap II Tahun 2026 dengan nilai pokok mencapai Rp800 miliar. Instrumen ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) obligasi senilai Rp3 triliun, yang sebelumnya telah merealisasikan penerbitan Tahap I senilai Rp500 miliar.
Berdasarkan prospektus perseroan yang disampaikan ke BEI, Rabu (4/2), penawaran umum obligasi dijadwalkan berlangsung pada 4-6 Februari 2026, diikuti tanggal penjatahan pada 9 Februari 2026. Distribusi elektronik dan pengembalian dana pemesanan dilakukan pada 11 Februari 2026, sementara pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan dilaksanakan pada 12 Februari 2026.
Penerbitan obligasi ini terbagi ke dalam tiga seri yaituSeri A senilai Rp313 miliar, tenor 370 hari, bunga 4,75 persen per tahun. Seri B senilai Rp255 miliar, tenor 3 tahun, bunga 5,75 persen per tahun. LaluSeri C senilai Rp232 miliar, tenor 5 tahun, bunga 6,15 persen per tahun.
Seluruh dana yang diperoleh setelah dikurangi dengan biaya emisi, akan digunakan seluruhnya oleh Perseroan untuk untuk pelunasan Pokok Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap 1 Tahun 2025 Seri A sebesar Rp410.935.000.000. Sedangkan sisanya akan digunakan sebagai modal kerja perseroan.
Pembayaran bunga dilakukan setiap triwulan, dengan pembayaran pertama dijadwalkan pada 11 Mei 2026. Seluruh pokok obligasi akan dilunasi secara penuh ( bullet payment ) saat jatuh tempo masing-masing seri.
Manajemen HFI menjelaskan bahwa penerbitan Tahap II ini melanjutkan rencana pendanaan jangka panjang Hino Finance untuk mendukung ekspansi pembiayaan truk dan bus. Perusahaan memiliki posisi kuat di bisnis  finance lease  kendaraan komersial serta memperoleh peringkat idAA+ dari Pefindo, yang mencerminkan kualitas aset dan profil permodalan yang dinilai sangat kuat.
Penawaran umum obligasi Tahap II dijamin secara kesanggupan penuh ( full commitment ) oleh empat penjamin pelaksana emisi yaitu PT Indo Premier Sekuritas, PT CIMB Niaga Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia dan PT Aldiracita Sekuritas Indonesia. Adapun wali amanat dalam penerbitan ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (). (Marjudin/ AI)

Sumber : admin

berita terbaru
An error occurred.