Laju Greenback Tersendat, Logam Kuning Berbalik Menguat
Thursday, January 26, 2023       03:50 WIB

Ipotnews - Emas berbalik arah untuk naik tipis, Rabu, karena dolar melemah dan investor terus memantau data ekonomi Amerika yang segera dirilis yang dapat mempengaruhi pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve pekan depan.
Harga emas di pasar spot menguat 0,2% menjadi USD1.940,49 per ons pada pukul 01.40 WIB, sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup meningkat 0,4% menjadi USD1.942,6, demikian laporan  Reuters,  di Bengaluru, Rabu (25/1) atau Kamis (26/1) dini hari WIB.
Harga logam kuning jatuh hingga 0,6% di awal sesi.
Koreksi pergerakan harga dan aksi ambil untung dari trader adalah alasan untuk sedikit mundurnya emas hari ini, yang "dapat dikatakan sehat untuk memperpanjang tren kenaikan," kata Jim Wyckoff, analis Kitco Metals.
Harga emas melesat ke level tertinggi sembilan bulan, Selasa, karena kekhawatiran atas resesi global dan harapan seputar kenaikan suku bunga yang lebih lambat dari Federal Reserve meningkatkan daya pikatnya.
Dolar 0,3% lebih rendah pada sesi Rabu, membuat emas yang dibanderol dalam  greenback  lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya.
Departemen Perdagangan Amerika akan mengumumkan perkiraan awal produk domestik bruto (PDB) kuartal keempat, Kamis, yang dapat mengatur nada untuk pertemuan kebijakan the Fed pada 31 Januari-1 Februari.
Klaim pengangguran awal mingguan AS, penjualan rumah baru, dan pesanan barang tahan lama juga masuk radar untuk sesi Kamis.
Trader melihat suku bunga kebijakan memuncak di level 4,91% pada Juni, meskipun penyusun kebijakan the Fed berulang kali mendukung tingkat suku bunga di atas 5%.
Suku bunga yang lebih rendah cenderung menguntungkan emas karena menurunkan  opportunity cost  untuk memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil itu.
"Penguatan emas dipicu oleh perubahan sentimen dalam seberapa cepat the Fed akan menghentikan kenaikan suku bunganya," bersama dengan melemahnya  crypto exchange  FTX dan dolar AS, kata Rupert Rowling, analis Kinesis Money.
"Emas akan membutuhkan katalis baru untuk mendorongnya lebih jauh dari level tinggi yang sudah diperdagangkan."
Di tempat lainnya, perak spot naik 0,6% menjadi USD23,81 per ons, platinum merosot 1,5% menjadi USD1.041,63 sementara paladium anjlok 2,7% menjadi USD1.696,50. (ef)

Sumber : Admin

berita terbaru