Koreksi Tajam IHSG Menarik Minat Allan Gray untuk Masuk Lebih Dalam
Wednesday, July 08, 2026       14:45 WIB
  • Aksi jual aset Indonesia dimanfaatkan Allan Gray dengan investasi perdana di , seraya menilai valuasi saham Indonesia kini sangat menarik.
  • Pengelola dana asal Afrika Selatan senilai US$29 miliar itu meningkatkan fokus ke Indonesia dan membuka peluang investasi baru di tengah volatilitas pasar.
  • IHSG menjadi indeks berkinerja terburuk di dunia pada 2026, dibayangi sentimen risiko penurunan status pasar oleh MSCI dan S&P Dow Jones Indices serta kekhawatiran terhadap kebijakan domestik.

Ipotnews - Aksi jual aset-aset Indonesia selama memanasnya konflik di Tmur Tengah, menciptakan peluang beli, dan mendorong manajer investasi asal Afrika Selatan untuk masuk ke pasar Indonesia.
Menurut Rory Kutisker-Jacobson, manajer portofolio di Allan Gray, periode volatilitas tinggi dan ketidakpastian investor seperti ini merupakan lahan yang sangat subur bagi investor di  frontier market  yang sabar dan berorientasi pada valuasi.
"Pasar-pasar ini sering kali diabaikan atau kurang diteliti oleh investor global, sehingga menciptakan ketidakefisienan harga yang signifikan dan, pada saat tertentu, peluang investasi yang sangat menarik," tulis Kutisker-Jacobson dalam catatannya yang dikutip Bloomberg, Rabu (8/7).
Manajer aset berbasis di Cape Town, yang mengelola dana sebesar USD29 miliar tersebut melakukan investasi pertamanya di Indonesia pada Juni melalui PT Indofood Sukses Makmur Tbk (), salah satu produsen mi instan terbesar di dunia, dan sedang mempertimbangkan investasi lainnya.
"Kami meningkatkan fokus terhadap Indonesia dan telah menulis beberapa laporan riset internal mengenai berbagai peluang potensial," imbuh Kutisker-Jacobson.
"Berdasarkan estimasi kami, Indofood Sukses Makmur diperdagangkan pada valuasi sedikit di atas lima kali laba, yang menurut kami merupakan harga yang menarik untuk bisnis konsumen yang dominan, menghasilkan arus kas kuat, dan memiliki posisi pasar yang kokoh," lanjutnya.
Laman Bloomberg menyebutkan, Allan Gray Frontier Markets Equity Fund yang dikelola bersama oleh Kutisker-Jacobson telah membukukan imbal hasil hampir 9 persen sepanjang 2026.
Selama kuartal tersebut, pengelola reksadana itu mulai mengambil posisi minor di Meksiko, Polandia, dan Turki, sembari mengurangi kepemilikannya di Seplat Energy Nigeria, yang mencatat kinerja kuat pada 2026 didukung harga minyak yang tinggi.
Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) menjadi indeks saham berkinerja terburuk di dunia pada 2026, turun lebih dari 35 persen dalam denominasi dolar AS di antara 92 indeks ekuitas yang dipantau Bloomberg.
Pelemahan pasar sebagian besar dipicu oleh peringatan MSCI pada Januari lalu bahwa Indonesia berpotensi diturunkan statusnya menjadi  frontier market  karena masalah kelayakan investasi (investability) dan terbatasnya jumlah saham yang tersedia untuk diperdagangkan.
Sejak itu, pemerintah Indonesia telah memperkenalkan serangkaian reformasi yang akan ditinjau MSCI pada November mendatang.
Namun, sentimen pasar kembali terpukul pada Rabu (8/7) setelah S&P Dow Jones Indices memberi sinyal bahwa Indonesia pada akhirnya dapat kehilangan status  emerging market  jika kekhawatiran terhadap pasar saham domestik terus berlanjut.
Investor juga mengkhawatirkan kebijakan fiskal, tata kelola, pelemahan rupiah, serta kepastian kebijakan di bawah pemerintahan Presiden Indonesia Prabowo Subianto. (Bloomberg)

Sumber : admin
An error occurred.