Jangan Membeli Barang-Barang Mewah (SebeIum Memiliki 3 Hal Ini)
Thursday, September 03, 2026       14:07 WIB
  • Jangan mengejar gaya hidup mewah demi terlihat sukses sebelum memiliki fondasi keuangan yang kuat.
  • Bangun terlebih dahulu sumber penghasilan, dana cadangan untuk perlindungan, serta keterampilan dan pengetahuan yang bernilai.
  • Kekayaan sejati bukan soal barang mahal, melainkan keamanan finansial dan investasi pada diri sendiri yang bertahan jangka panjang.

Salah satu kesalahan keuangan terbesar yang dibuat orang adalah berusaha untuk terlihat sukses sebelum benar-benar sukses. Dalam istilah bahasa asing, hal ini dikenal sebagai  to look successful before becoming successful .
Mereka membeli telepon genggam keluaran terbaru, pakaian dan aksesoris mahal, jam tangan miliaran, dan berbagai peralatan untuk menyokong gaya hidupnya yang mewah. Semua itu dilakukan bukan karena mereka sudah mampu memiliki semuanya, tetapi karena mereka ingin terlihat sukses.
Masalahnya adalah gaya hidup mewah yang dibangun di atas landasan yang lemah hanya akan menciptakan tekanan keuangan bukan kebebasan finansial.
Tampil sebagai orang kaya dan sukses itu mudah, tetapi membangun keamanan finansial yang benar itu sulit.
Sebelum Anda meningkatkan gaya hidup ( life-style ), pastikan lebih dahulu bahwa Anda telah memiliki (1) sesuatu yang memberikan penghasilan, (2) sesuatu yang memberikan perlindungan, dan (3) sesuatu yang akan tetap bersama seumur hidup.
Karena kekayaan yang sesungguhnya itu bukan tentang penampilan. Kekayaan yang sebenarnya adalah memiliki landasan yang kuat yang menopang semua penampilan Anda.
Karena itu, sebelum Anda membeli barang-barang mahal dan mewah, pastikan terlebih dahulu bahwa Anda telah memiliki tiga hal ini:
1. Sesuatu yang Memberikan Penghasilan
Sebelum membeli barang-barang mewah yang akan menguras uang keluar dari kantong, bangun lebih dahulu sesuatu yang akan memberikan pemasukan (income). Apakah itu berupa ketrampilan yang berharga, pekerjaan sampingan, bisnis tambahan, atau investasi baru. Menjalani gaya hidup yang hanya dipenuhi oleh pengeluaran-pengeluaran saja, tetapi tidak ada pendapatan yang berasal dari aset-aset produktif adalah pemainan yang berbahaya.
Sasaran yang ingin kita capai adalah bukan untuk terlihat kaya. Melainkan, memiliki pendapatan yang dapat menopang gaya hidup kita.
2. Sesuatu yang Melindungi Anda dan Keluarga
Kehidupan seseorang dapat berubah dalam sekejap tanpa peringatan. Keadaan darurat akibat kecelakaan, tagihan biaya perawatan kesehatan, kehilangan pekerjaan (PHK), atau pun pengeluaran-pengeluaran besar lainnya dalam sebulan.
Tanpa adanya tabungan atau dana cadangan, maka belanja barang-barang mewah dapat dengan cepat berubah menjadi penyesalan. Memiliki Dana Cadangan ( Reserve Fund ) yang tidak terpakai mungkin tidak terlihat menyenangkan. Tetapi, Dana Cadangan (Reserve Fund) memberikan ketenangan pikiran ketika hidup menjadi tidak terduga.
3. Sesuatu yang Tidak Dapat Diambil dari Anda
Ada hal-hal yang tidak dapat diambil atau dicuri dari diri kita. Ketrampilan, pengetahuan, dan pengalaman yang Anda miliki akan tetap bersama dengan Anda untuk selamanya.
Teknologi canggih pada gadget yang Anda miliki akan cepat menjadi ketinggalan. Mobil mewah yang Anda beli seharga miliaran rupiah akan cepat kehilangan nilainya. Atau pakaian bermerk yang mahal akan cepat turun nilainya ketika tren berubah. Tetapi, apa yang telah Anda investasikan dalam diri Anda akan selamanya tetap bersama Anda.
 Oleh : Fredy Sumendap, CFA 

Sumber : IPS