- Hope Diamond Management Ltd muncul sebagai pemegang saham baru di dengan akumulasi 970 juta saham atau setara 9,30%.
- Investor kawakan Lo Kheng Hong kembali menambah kepemilikan di , , dan , melanjutkan aksi akumulasi pada sejumlah saham pilihan.
- Di , PT Henan Putihrai Asset Management meningkatkan porsi kepemilikan menjadi 12,12%.
Ipotnews - Pergerakan pemegang saham besar di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menyoroti saham PT Intiland Development Tbk () dan PT Surya Semesta Internusa Tbk (), berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham pemegang 5% atau lebih yang dirilis Kustodian Sentral Efek Indonesia ( KSEI ) pada Rabu (3/6).
Pada saham , transaksi terbesar datang dari Hope Diamond Management Ltd yang tercatat membeli 970 juta saham sehingga kepemilikannya melonjak dari nihil menjadi 9,30%. Masuknya investor baru tersebut menjadi salah satu transaksi paling menonjol di pasar pada periode pelaporan kali ini.
Di saat yang sama, CGS International Securities Singapore Pte Ltd melepas 470 juta saham , menyebabkan kepemilikannya turun dari 10,20% menjadi 5,66%. Besarnya volume transaksi menunjukkan adanya perpindahan kepemilikan yang signifikan di emiten properti tersebut.
Selain itu, investor individu ternama Lo Kheng Hong juga kembali menambah posisi di . Ia membeli 2,5 juta saham, sehingga kepemilikannya meningkat dari 7,32% menjadi 7,34%.
Aksi akumulasi Lo Kheng Hong tidak hanya terjadi di . Pada periode yang sama, ia juga membeli 650 ribu saham PT Gajah Tunggal Tbk () sehingga kepemilikannya naik dari 6,77% menjadi 6,79%. Selain itu, ia menambah 1,32 juta saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk () yang membuat porsinya meningkat dari 5,14% menjadi 5,15%.
Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa investor yang dikenal sebagai salah satu value investor paling sukses di Indonesia itu masih melanjutkan strategi akumulasi pada sejumlah saham yang telah lama masuk portofolionya.
Sementara itu, pada saham , PT Henan Putihrai Asset Management tercatat membeli 2 juta saham, sehingga kepemilikannya naik dari 12,08% menjadi 12,12%. Meski secara persentase kenaikannya relatif terbatas, transaksi tersebut memperlihatkan masih adanya minat investor institusi terhadap emiten yang bergerak di sektor kawasan industri dan konstruksi tersebut.
Di luar dan , sejumlah transaksi besar lainnya meliputi peningkatan kepemilikan Japfa Pte Ltd di sebesar 98,09 juta saham hingga kepemilikannya mencapai 56,27%, serta masuknya PT Elsiscom Prima Karya sebagai pemegang saham baru dengan porsi 10,65%.
Data KSEI juga menunjukkan sejumlah investor besar lain melakukan akumulasi, termasuk JPMorgan Chase Bank NA Singapore Branch di , Kian Megah Investama di , serta Sinar Mas Cakrawala di . Namun, perhatian pasar diperkirakan akan lebih tertuju pada perubahan struktur kepemilikan di dan konsistensi aksi beli Lo Kheng Hong yang kembali menambah saham di beberapa emiten sekaligus.(AI)
Sumber : Admin