Harga Logam Kuning Terkoreksi, Terbebani Penguatan Dolar
Tuesday, March 03, 2026       14:50 WIB
  • Harga emas turun 0,4% tertekan penguatan dolar AS dan ketegangan AS-Israel-Iran.
  • Apresiasi dolar membuat emas lebih mahal, meski permintaan safe-haven tetap ada.
  • Harga perak dan platinum juga anjlok akibat dampak konflik.

Ipotnews - Harga emas melemah, Selasa, tertekan penguatan dolar AS, sementara investor menganalisis dampak dari eskalasi perang udara antara Amerika dan Israel versus Iran.
Emas spot turun 0,4% menjadi USD5.305,23 per ons pada pukul 13.46 WIB, setelah sebelumnya mencapai level tertingginya dalam lebih dari empat minggu saat Amerika dan Israel meluncurkan serangan terhadap Iran, akhir pekan lalu, demikian laporan  Reuters,  di Bengaluru, Selasa (3/3).
Sementara, harga emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak pengiriman April naik 0,3%, menjadi USD5.326,40 per ons.
Dolar AS melayang di dekat level tertinggi lebih dari lima pekan yang tercatat pada sesi Senin, didorong permintaan yang kuat dan sentimen pasar yang hati-hati. Kenaikan dolar cenderung membuat aset yang denominasi greenback, seperti emas, menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.
Tim Waterer, Kepala Analis KCM Trade, mengungkapkan bahwa, "Kekhawatiran inflasi justru menguntungkan dolar, sementara menjadi hambatan bagi harga emas. Emas kemungkinan akan diperdagangkan lebih tinggi jika bukan karena apresiasi dolar sejak konflik ini semakin intens."
Pada saat yang sama, seorang pejabat tinggi dari Korps Garda Revolusi Islam ( IRGC ) Iran menyatakan Selat Hormuz telah ditutup dan memperingatkan bahwa Iran akan menembak kapal yang mencoba melintasi jalur air strategis tersebut, menurut media Iran.
Peringatan ini merupakan yang paling eksplisit dari Iran sejak mengumumkan penutupan jalur ekspor tersebut pada Sabtu, yang dapat mengancam menghambat sepertiga aliran minyak global dan mendorong lonjakan harga minyak mentah.
Presiden AS Donald Trump memperingatkan "gelombang besar" serangan lanjutan akan segera datang, meski tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Waterer juga menambahkan, "Permintaan untuk safe-haven yang berkelanjutan karena konflik yang sedang berlangsung menjaga harga logam kuning tetap stabil."
Serangan terhadap Iran membawa Teluk Persia ke dalam konflik besar, menyebabkan puluhan warga sipil tewas di Iran, Israel, dan Lebanon, serta memicu kekacauan dalam transportasi udara global dan penutupan jalur pelayaran melalui Selat Hormuz.
Logam mulia lainnya, harga perak anjlok 5,8% menjadi USD84,25 per ons setelah mencapai level tertinggi dalam lebih dari empat minggu pada sesi Senin. Platinum juga melorot 4,4% ke posisi USD2.200,89 per ons, sementara paladium berkurang 1,2% jadi USD1.745,26 per ons. (Reuters/AI)

Sumber : Admin