-
Harga Kumulatif Naik Siginifikan, Lima Saham Digembok BEI; Empat Saham Bebas Dari Suspensi
Wednesday, December 03, 2025 07:48 WIB
Lima emiten disuspensi BEI yaitu , , , , karena lonjakan harga signifikan
Tujuan suspensi sebagai bentuk perlindungan investor dan cooling down
Empat emiten dibuka kembali sehingga sahamnya bisa ditransaksikan lagi oleh investor
Ipotnews -- Sebanyak lima emiten disuspensi (dihentikan sementara) perdagangan sahamnya oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena terjadi peningkatan harga saham kumulatif yang signifikan. Saat yang sama, lima emiten dibebaskan dari belenggu suspensi.
Deret emiten yang disuspensi yaitu PT Intan Baru Prana Tbk (), PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (), PT Teknologi Mobilitas Tbk (), PT Black Diamond Resources Tbk (), PT Yelooo Integra Datanet Tbk ().
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono menjelaskan bahwa kebijakan suspensi ini merupakan bentuk perlindungan bagi investor dan sebagai upaya colling down.
Suspensi ini dilakukan juga dalam rangka memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar agar dapat mempertimbangkan secara matang setiap keputusan investasinya berdasarkan informasi yang tersedia.
"Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan," ujar Yulianto dalam keteranganya, Selasa (2/12).
Sementara itu BEI resmi mencabut penghentian sementara (unsuspensi) perdagangan saham (), PT Buana Artha Anugerah Tbk (), PT Bukit Uluwatu Villa Tbk () dan PT Sanurhasta Mitra Tbk ().
Dengan dibukanya suspensi tersebut, investor dapat melakukan transaksi kembali mulai sesi I, Rabu (3/12) di pasar reguler dan pasar tunai.(Marjudin/AI)
Sumber : admin