AI News - Grab Holdings mengumumkan pada Selasa 15 September 2026 bahwa perusahaan akan membeli 60% saham Atome Financial senilai US$1,49 miliar, yang dapat menilai Atome hingga US$4,5 miliar, serta menargetkan EBITDA teradjustasi sebesar US$500 juta pada 2028 dengan portofolio pinjaman bruto lebih dari US$6 miliar.
Poin Penting
- Grab membeli 60 % saham Atome dengan nilai US$1,49 miliar.
- Valuasi Atome diperkirakan antara US$2 miliar hingga US$4,5 miliar.
- Target adjusted EBITDA Grab pada 2028 naik menjadi US$1,7 miliar, dengan kontribusi US$500 juta dari segmen jasa keuangan.
- Portofolio pinjaman gabungan diproyeksikan melebihi US$6 miliar pada 2028.
- Transaksi diharapkan selesai pada kuartal III 2027.
Mengapa Grab Mempercepat Ekspansi Layanan BNPL di Asia Tenggara?
Grab berupaya meningkatkan margin lewat layanan keuangan untuk menutup kenaikan biaya operasional. Menurut Kontan, akuisisi Atome memungkinkan Grab melewati fase pembangunan model kredit sendiri yang memakan waktu dan biaya, serta memanfaatkan tiga bank digital yang dimilikinya untuk menurunkan biaya pendanaan. Dengan mengintegrasikan pinjaman BNPL , pinjaman tunai konsumen, dan kartu BNPL Atome, Grab dapat memperluas penawaran di pasar Indonesia, Filipina, dan Thailand. Alex Hungate, Presiden dan COO Grab, menilai langkah ini akan membuat perusahaan melompati tahapan waktu yang diperlukan bila membangun bisnis BNPL dari nol. Akibatnya, ekosistem fintech Grab dapat menambah basis pengguna sekaligus meningkatkan pendapatan layanan keuangan.
Bagaimana Akuisisi Mempengaruhi Target Keuangan Grab Hingga 2028?
Akuisisi akan menambah US$500 juta adjusted EBITDA pada segmen jasa keuangan, yang menjadi bagian penting dari target EBITDA Grab sebesar US$1,7 miliar pada 2028. Peter Oey, CFO Grab, menyatakan bahwa dengan penambahan Atome, total portofolio pinjaman bruto diproyeksikan melampaui US$6 miliar, meningkatkan skala pendapatan bunga dan fee. Reuters mencatat bahwa target pertumbuhan pendapatan tahunan Grab meningkat lebih dari 30 % antara 2025-2028 sebagai konsekuensi dari ekspansi layanan keuangan ini. Selain itu, struktur pembayaran berbasis kinerja untuk sisa 40 % saham Atome akan menambah potensi upside finansial bila EBITDA dan pendapatan mencapai target yang ditetapkan. Dengan demikian, akuisisi berkontribusi signifikan terhadap pencapaian tujuan profitabilitas jangka menengah perusahaan.
Apa Dampak Akuisisi Terhadap Lanskap Pasar BNPL di Kawasan ASEAN?
Penggabungan Atome ke dalam ekosistem Grab memperkuat posisi perusahaan di pasar BNPL regional yang semakin kompetitif. Bloomberg melaporkan bahwa pendapatan Atome pada 2025 melonjak 80 % menjadi US$470 juta, menandakan pertumbuhan yang cepat dan menambah daya tarik bagi Grab. Dengan kepemilikan mayoritas, Grab dapat menawarkan solusi BNPL terintegrasi di lebih banyak negara, sehingga meningkatkan tekanan pada pesaing seperti Kredivo, GoPay, dan platform e-commerce yang memiliki layanan kredit sendiri. Momentum Works, dikutip oleh Kontan, menilai bahwa standar underwriting dan collection yang semakin terstandardisasi menjadikan distribusi produk kredit melalui platform besar semakin penting, sehingga akuisisi ini dapat mempercepat konsolidasi pasar. Namun, konsentrasi yang tinggi juga menimbulkan risiko regulasi di masing-masing negara jika otoritas menganggap dominasi pasar mengurangi persaingan.
Sumber : AI News