Goldman Sachs Pangkas Proyeksi Harga Minyak Brent dan WTI Kuartal II
Thursday, April 09, 2026       13:29 WIB
  • Goldman Sachs turunkan proyeksi Q2 2026: Brent USD90, WTI USD87.
  • Harga minyak kini naik: Brent USD96,58, WTI USD97,26 per barel.
  • Risiko geopolitik AS-Iran bisa dorong Brent hingga USD115.

Ipotnews - Goldman Sachs memangkas proyeksi harga minyak Brent dan WTI untuk kuartal kedua 2026 menjadi masing-masing USD90 dan USD87 per barel. Penurunan ini disebabkan berkurangnya "premi risiko" di ujung kurva harga serta meningkatnya aliran minyak melalui Selat Hormuz.
Harga minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, tercatat melonjak 1,93% atau USD1,83 menjadi USD96,58 per barel pada pukul 13.04 WIB, demikian laporan  Reuters  dan  Bloomberg,  Kamis (9/4).
Sementara, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), menguat 2,88% atau USD2,72 ke posisi USD97,26 per barel.
Meski demikian, bank investasi ini mempertahankan proyeksi harga minyak untuk kuartal ketiga dan keempat 2026. Brent diperkirakan berada di USD82 per barel pada kuartal III dan USD80 per barel pada kuartal IV. Sementara WTI diproyeksikan di USD77 per barel dan USD75 per barel untuk periode yang sama.
Goldman Sachs juga memperingatkan skenario buruk. Jika gencatan senjata antara Amerika dan Iran gagal bertahan, diikuti kerugian produksi minyak Timur Tengah yang berlanjut hingga 2 juta barel per hari, harga Brent bisa melesat rata-rata hingga USD115 per barel pada kuartal keempat 2026.
Keputusan revisi ini mencerminkan respons pasar terhadap normalisasi pasokan minyak sekaligus ketidakpastian geopolitik yang masih membayangi kawasan penghasil utama. (Reuters/Bloomberg/AI)

Sumber : Admin