Emas Menuju Kenaikan Mingguan di Tengah Sikap Dovish The Fed
Friday, November 25, 2022       14:37 WIB

Ipotnews - Harga emas relatif stabil, Jumat, di jalur menuju kenaikan mingguan, didukung depresiasi dolar karena kecenderungan  dovish  yang diisyaratkan dalam strategi kenaikan suku bunga Federal Reserve.
Harga emas di pasar spot sedikit berubah di USD1.755,13 per ons pada pukul 13.33 WIB, setelah naik 0,4% sejauh pekan ini, demikian laporan  Reuters,  di Bengaluru, Jumat (25/11).
Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat menguat 0,5% menjadi USD1.755,00 per ons.
Perak turun 0,8% menjadi USD21,34 per ons, tetapi melonjak sekitar 2,2% sejauh pekan ini.
Pelemahan dolar AS membuat emas didukung dengan baik karena "laju prospek suku bunga yang lebih lambat dipandang sebagai tanda  peak hawkishness  untuk lebih melepaskan posisi  bearish  pada logam kuning yang dibangun sejak awal tahun," kata analis IG, Yeap Jun Rong.
Risalah pertemuan 1-2 November menunjukkan "mayoritas besar" dari pembuat kebijakan setuju "kemungkinan akan segera tepat" untuk memperlambat laju kenaikan suku bunga.
Ini menekan dolar, membuat emas lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.
Emas bisa melambung ke posisi USD1.790-1820 pada akhir Desember, dipimpin permintaan  safe-haven  dan pelemahan dolar di tengah Fed yang  dovish,  ungkap Jigar Trivedi, analis Reliance Securities yang berbasis di Mumbai.
Mayoritas trader memperkirakan kenaikan suku bunga 50 bps pada pertemuan Fed pada Desember.
Tetapi pertemuan Desember akan menjadi peristiwa "black box" mengingat variasi dalam proyeksi sebelum dan sesudah data inflasi Amerika yang lebih dingin dari perkiraan baru-baru ini, membuat emas sensitif terhadap data yang akan datang, tutur Jun Rong.
Suku bunga yang tinggi mempertahankan status tradisional emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi tinggi dan ketidakpastian lainnya tahun ini, karena hal itu menyebabkan lonjakan  opportunity cost  untuk menahan logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.
Kepemilikan ETF emas terbesar di dunia, SPDR Gold Trust, merosot sekitar 68 ton sejak awal tahun ini.
Harga platinum di pasar spot turun 0,6% menjadi USD981,90 per ons, sementara paladium naik tipis 0,2% menjadi USD1.885,13. (ef)

Sumber : Admin

berita terbaru
Tuesday, Nov 29, 2022 - 10:57 WIB
Kinerja Keuangan CLAY 3Q 2022
Tuesday, Nov 29, 2022 - 10:53 WIB
Kinerja Keuangan GPSO 3Q 2022
Tuesday, Nov 29, 2022 - 10:47 WIB
Kinerja Keuangan WAPO 3Q 2022
Tuesday, Nov 29, 2022 - 10:44 WIB
Kinerja Keuangan AGAR 3Q 2022
Tuesday, Nov 29, 2022 - 10:40 WIB
Kinerja Keuangan HOKI 3Q 2022
Tuesday, Nov 29, 2022 - 10:15 WIB
Resmi! KRAS Kuasai 50% Saham Krakatau Posco