Emas Kembali Naik! Peluang The Fed Tahan Bunga Bikin Harga Makin Berkilau
Saturday, August 15, 2026       09:32 WIB
  • Harga emas spot naik 0,7% menjadi US$4.379,95 per troy ounce dan berada di jalur kenaikan sekitar 0,9% sepanjang pekan ini.
  • Peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September turun menjadi 33% dari 55% pada pekan lalu, memperkuat prospek emas.
  • Pelemahan dolar dan ekspektasi The Fed mempertahankan suku bunga 3,50%-3,75% menjadi katalis bagi emas, meski kenaikan harga minyak dapat kembali memicu inflasi.

Ipotnews - Harga emas naik pada Jumat (14/8) akhir pekan ini dan berada di jalur kenaikan mingguan, didukung pelemahan dolar AS setelah data inflasi AS yang sesuai perkiraan pada pekan ini semakin memperkuat ekspektasi Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga bulan depan.
Harga emas spot naik 0,7% menjadi US$4.379,95 per troy ounce pada pukul 13.40 EDT (17.40 GMT). Harga turun 1,3% pada sesi sebelumnya akibat aksi ambil untung setelah menyentuh level tertinggi sejak 5 Juni. Emas berada di jalur kenaikan sekitar 0,9% sepanjang pekan ini. Kontrak berjangka emas AS ditutup naik 0,4% menjadi US$4.437,30.
"Indeks dolar AS yang lebih rendah merupakan faktor eksternal yang mendukung dan menguntungkan emas hari ini," kata Jim Wyckoff, analis pasar di American Gold Exchange.
Indeks dolar AS turun 0,3%, membuat emas yang dihargai dalam dolar lebih terjangkau bagi pembeli di luar negeri.
Emas mendapat dukungan dari penurunan tak terduga nonfarm payrolls AS pada Juli dan data inflasi pada pekan ini yang secara umum sesuai dengan ekspektasi. Kondisi tersebut secara signifikan menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga bulan depan, dengan sebagian besar analis kini memperkirakan bank sentral mempertahankan kisaran suku bunga saat ini sebesar 3,50% hingga 3,75%.
Pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada September sebesar 33%, turun dari 55% pada pekan lalu, berdasarkan CME FedWatch Tool. "Karena kami memperkirakan The Fed tidak akan menaikkan suku bunga, harga emas masih memiliki potensi kenaikan lebih lanjut," kata Commerzbank dalam sebuah catatan.
Suku bunga yang lebih rendah cenderung mendukung emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Sementara itu, lalu lintas melalui Selat Hormuz tampak hampir terhenti setelah dua kapal lainnya diserang dan Amerika Serikat mengatakan dapat mempertahankan blokade angkatan laut terhadap Iran tanpa batas waktu. Harga minyak berada di jalur kenaikan mingguan akibat berita tersebut.
"Jika harga minyak terus naik, hal itu akan menjadi faktor bearish bagi pasar logam karena akan mendorong inflasi dan membuat bank-bank sentral menaikkan suku bunga," kata Wyckoff.
Di tempat lain, diskon harga emas di India melebar ke level tertinggi dalam lebih dari dua bulan.
Harga perak spot naik 0,7% menjadi US$64,88 per troy ounce, platinum naik 1,8% menjadi US$1.746,97, dan palladium bertambah 1,1% menjadi US$1.320,93. Perak dan platinum berada di jalur kenaikan mingguan, sementara palladium berada di jalur penurunan mingguan.
(reuters)

Sumber : admin