Emas Bergerak Stagnan, Tertahan Kenaikan Dolar dan Data Makro AS
Friday, July 18, 2025       14:17 WIB

Ipotnews - Harga emas diperdagangkan relatif stabil, Jumat, dan menuju penurunan mingguan, terbebani penguatan dolar dan data ekonomi Amerika yang solid. Sementara, platinum mencapai level tertinggi sejak Agustus 2014.
Emas spot naik tipis 0,08% menjadi USD3.341,68 per ons, per pukul 14.02 WIB, dan sejauh pekan ini tercatat menurun sekitar 0,5%, demikian laporan  Reuters  dan  Bloomberg,  di Bengaluru, Jumat (18/7).
Sementara, harga emas berjangka Amerika Serikat bertambah 0,03% menjadi USD3.344,40 per ons.
Indeks Dolar (Indeks DXY) melemah 0,1% terhadap mata uang utama lainnya, Jumat, tetapi menuju kenaikan mingguan kedua berturut-turut. Penguatan dolar membuat logam kuning yang dihargakan dalam greenback lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
"Kita mulai melihat data yang masuk yang masih mendukung ekonomi Amerika, dan kemungkinan pelaku pasar masih melihat situasi di mana kita tidak memperkirakan the Fed yang sangat dovish," kata analis OANDA, Kelvin Wong.
Data yang dirilis Kamis menunjukkan penjualan ritel Amerika naik lebih tinggi dari perkiraan pada Juni, meningkat 0,6% bulan lalu setelah penurunan 0,9% yang tidak direvisi pada Mei.
Klaim pengangguran awal AS lebih baik dari ekspektasi, menyusut 7.000 menjadi 221.000 yang disesuaikan secara musiman untuk pekan yang berakhir 12 Juli. Ekonom yang disurvei  Reuters  memperkirakan 235.000 klaim untuk pekan tersebut.
Data yang kuat itu memperlihatkan Amerika, ekonomi terbesar di dunia, tetap stabil, mendukung keraguan Federal Reserve untuk melanjutkan pelonggaran kebijakan moneter.
Emas, yang sering dianggap sebagai aset safe haven selama masa ketidakpastian ekonomi, cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah.
"Kami memperkirakan pengumuman penurunan suku bunga the Fed akhir 2025 dan 2026 akan menjadi kunci kenaikan harga emas ke depannya," kata analis BMI.
Sementara itu, investor mencermati negosiasi perdagangan ketika Presiden AS Donald Trump memperluas perang tarifnya.
Harga spot platinum turun 0,3% menjadi USD1.453,23 per ons, setelah mencapai titik tertinggi dalam lebih dari satu dekade di awal sesi.
Paladium melonjak 1,5% menjadi USD1.293,32, mencapai level tertinggi sejak Agustus 2023. Perak naik 0,2% menjadi USD38,20. (ef)

Sumber : Admin