- Bursa saham Eropa melonjak pada Jumat setelah harapan tercapainya kesepakatan diplomatik di Timur Tengah menekan harga minyak dan meningkatkan optimisme investor
- Penurunan harga minyak Brent sebesar 3,7% terjadi setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan terhadap Iran.
- Saham-saham perbankan dan pariwisata memimpin reli pasar Eropa, sementara sektor energi melemah akibat turunnya harga minyak.
Ipotnews - Saham-saham Eropa melonjak pada perdagangan hari Jumat (13/6). Indeks-indeks utama pasar saham Eropa naik lebih dari 1%, seiring munculnya kembali harapan akan terobosan diplomatik di Timur Tengah yang menekan harga minyak dan menyuntikkan optimisme baru ke pasar.
Kontrak berjangka minyak mentah Brent turun 3,7%, memperpanjang penurunan pada sesi sebelumnya, setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan rencana serangan terhadap Iran dan mengatakan bahwa kesepakatan dapat tercapai secepat akhir pekan ini.
Indeks acuan pasar saham Eropa, STOXX 600 pan-Eropa naik 1,9% menjadi 633,21 poin, mencatat kenaikan mingguan sebesar 1,7%. Indeks IBEX 35 Spanyol mengungguli pasar regional lainnya dengan melonjak lebih dari 2,6% dan mencapai rekor tertinggi sepanjang masa.
"Setelah satu atau dua minggu di mana Anda benar-benar melihat pergerakan harga dua arah, yang sebagian besar bergerak turun. Hal ini memberikan dorongan sentimen yang sangat dibutuhkan pasar Eropa," kata Chris Beauchamp, Kepala Analis Pasar di IG Group.
"Saham-saham Eropa masih lebih murah dibandingkan saham-saham AS, khususnya sektor teknologi... mungkin sudah waktunya investor kembali melirik saham-saham Eropa dengan lebih percaya diri karena valuasinya yang lebih rendah."
Penutupan pekan yang positif ini terjadi setelah periode gejolak besar di pasar saham Eropa. Gejolak tersebut seiring fluktuasi tajam pada saham teknologi terkait kecerdasan buatan (AI), tekanan terhadap bank-bank yang tercatat di Inggris akibat pengetatan aturan di China, serta kenaikan suku bunga seperempat poin oleh Bank Sentral Eropa.
Para pelaku pasar masih memperkirakan biaya pinjaman akan naik lagi sebesar 25 basis poin sebelum akhir tahun, menurut data dari LSEG . Saham-saham sektor energi menjadi satu-satunya kelompok yang tertinggal pada Jumat, mengikuti penurunan harga minyak mentah dengan pelemahan 1%.
Saham sektor perjalanan dan rekreasi menjadi kinerja terbaik hari itu, naik 4,1% dan mencapai level tertinggi dalam lima bulan. Maskapai Lufthansa dan Air France masing-masing menguat 5,2% dan 8,4%. Sementara grup pariwisata terintegrasi TUI AG melonjak 8,7%.
Indeks perbankan STOXX 600 memimpin kenaikan sektoral dengan lonjakan 4,3%, di mana Deutsche Bank dan Societe Generale masing-masing naik lebih dari 6%.
Saham Acciona Energia melonjak 13% setelah laporan media menyebutkan bahwa sejumlah dana infrastruktur global bekerja sama untuk mengajukan penawaran atas kepemilikan saham di perusahaan energi terbarukan Spanyol tersebut. Perusahaan induknya, konglomerasi konstruksi dan energi Acciona, juga naik 10,4%.
Novo Nordisk bertambah 1,7% setelah regulator obat-obatan Inggris pada Kamis menyetujui pil penurun berat badan milik perusahaan tersebut, menjadikan Inggris sebagai pasar pertama di Eropa yang memungkinkan pasien mengakses pengobatan oral tersebut.
Dari sisi data ekonomi, inflasi Jerman sedikit melandai menjadi 2,7% pada Mei, sementara ekonomi Inggris menyusut 0,1% pada April. Investor global juga terus mencermati pasar AS, di mana saham SpaceX melonjak lebih dari 20% pada debutnya di Nasdaq pada Jumat, sehingga valuasi perusahaan tersebut melampaui US$2 triliun.
(reuters)
Sumber : admin