- IPN terbitkan saham baru senilai Rp90,1 miliar dan sesuaikan 2025.
- SMU tingkatkan modal dasar menjadi Rp39,6 miliar dengan penerbitan 23.001 saham baru.
- Langkah strategis perseroan mendukung diversifikasi usaha tanpa mengubah struktur kepemilikan.
Ipotnews - PT Bangun Kosambi Sukses Tbk () meningkatkan modal pada dua entitas anak, yakni PT Industri Pameran Nusantara (IPN) dan PT Samudra Mega Utama (SMU), sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha dan penyesuaian klasifikasi terbaru.
Yohanes Edmond Budiman, Sekretaris Perusahaan menjelaskan bahwa langkah ini tidak berdampak material terhadap operasional maupun kondisi keuangan. Peningkatan modal ini dimaksudkan untuk memperkuat kinerja dan diversifikasi usaha ke depan.
"Transaksi ini dilakukan untuk mendukung peningkatan kinerja usaha perseroan serta pengembangan kegiatan usaha di masa mendatang, tanpa mengakibatkan perubahan pengendalian maupun struktur kepemilikan," ujar Yohanes dalam keterangannya, Rabu (8/7).
IPN menerbitkan 5,3 juta saham seri B dengan nilai nominal Rp17.000 per saham atau seluruhnya sebesar Rp90,10 miliar yang seluruhnya telah diambil bagian dan disetor oleh perseroan.
Sehingga total modal disetor IPN meningkat menjadi Rp2,645 triliun dengan kepemilikan perseroan menjadi Ro2,635 triliun atau menguasai 99,99 persen dari seluruh modal disetor ditempatkan dan disetor dalam IPN.
Selain itu, IPN menyesuaikan Anggaran Dasar dengan 2025 dan menambah kode usaha baru, termasuk pengelolaan pusat perbelanjaan, penyewaan gudang, serta aktivitas penyediaan makanan dan bar.
Sementara itu, SMU meningkatkan modal dasar dari Rp1,2 miliar menjadi Rp39,6 miliar, serta menerbitkan 23.001 saham baru dengan total nilai Rp13,8 miliar yang seluruhnya telah diambil bagian dan disetor oleh para pemegang saham SMU.
Modal disetor SMU naik menjadi Rp14,4 miliar, dengan kepemilikan Perseroan tetap terjaga di level 99,90 persen.
"Hal ini tidak mengakibatkan perubahan pengendalian maupun struktur kepemilikan perseroan dan penambahan diharapkan dapat menjadi pendukung pengembangan usaha dan diversifikasi entitas anak perusahaan," ulasnya.(Marjudin/AI)
Sumber : Admin