Dua Miliarder Kripto Salurkan Donasi Rekor GBP36 Juta Masing-Masing ke Reform UK
Sunday, September 13, 2026       11:23 WIB

AI News - Pada Sabtu 12 September 2026, dua miliarder kripto, Ben Delo dan Christopher Harborne, masing-masing menyumbang GBP36 juta (US$49 juta) kepada partai Reform UK, menjadikan total donasi GBP72 juta - catatan tertinggi untuk satu individu yang masih hidup. Donasi tersebut meningkatkan total pendanaan Reform sejak awal tahun menjadi GBP85 juta, sementara kepolisian memperluas penyelidikan atas dugaan sumbangan ilegal.

Poin Penting

  • Setiap miliarder menyumbang GBP36 juta (US$49 juta) kepada Reform UK.
  • Total dana yang terkumpul Reform sejak awal tahun mencapai GBP85 juta, melampaui GBP10,2 juta Partai Konservatif.
  • Donasi ini menambah dana Reform lebih dari lima kali lipat dibandingkan pengeluaran mereka pada Pemilu 2024.
  • Polisi memperluas penyelidikan atas dugaan donasi ilegal setelah kedua sumbangan diumumkan.
  • Christopher Harborne juga memberikan GBP5 juta kepada Nigel Farage yang kini sedang diselidiki.

Mengapa Donasi Rekor GBP36 Juta dari Miliarder Kripto Penting bagi Reform UK?


Menurut AFP, penyetoran GBP36 juta masing-masing dari Ben Delo dan Christopher Harborne memberikan Reform UK war chest sebesar GBP72 juta, yang secara praktis melampaui total anggaran partai-partai utama pada Pemilu 2024 yang berjumlah sekitar GBP65 juta secara kolektif. Dana ini memungkinkan Reform untuk menambah staf di setiap konstituensi hingga pemilihan berikutnya, sekaligus menutup kesenjangan finansial yang sebelumnya membuatnya menghabiskan kurang dari satu persepuluh pengeluaran partai lain pada tahun 2024. The Guardian mencatat bahwa total penggalangan dana Reform sejak awal tahun kini mencapai GBP85 juta, jauh lebih tinggi dibandingkan GBP10,2 juta yang dihimpun Partai Konservatif dan GBP7,7 juta Partai Labour, menandakan posisi keuangan yang kini kompetitif. Dampak langsungnya adalah kemampuan partai untuk berkompetisi dalam iklan, riset pemilih, dan kegiatan kampanye yang sebelumnya terbatas oleh sumber daya yang minim. Bagi investor dan pendukung, ini berarti Reform dapat meluncurkan infrastruktur kampanye yang lebih profesional dan terorganisir, menyiapkan diri untuk bersaing dalam pemilihan yang diperkirakan akan berlangsung pada pertengahan 2029.

Apa Risiko Politik dan Hukum yang Muncul Setelah Donasi Besar Ini?


The Guardian melaporkan bahwa sekaligus meningkatkan posisi keuangan Reform, donasi GBP72 juta menimbulkan sorotan intens terhadap potensi pelanggaran aturan pendanaan politik, terutama setelah kepolisian memperluas penyelidikan terkait dugaan donasi ilegal pada awal minggu ini. Penyidikan tersebut dipicu oleh laporan bahwa Harborne juga memberikan GBP5 juta secara pribadi kepada Nigel Farage, hadiah yang belum diumumkan ke parlemen dan kini menjadi subjek penyelidikan standar etika parlemen. Selain itu, rekaman penyamaran yang ditayangkan oleh Channel 4 menunjukkan pejabat Reform berusaha menghindari batasan sumbangan asing, yang mengakibatkan suspensi dua staf senior, Dan Jukes dan James Orr, serta menambah persepsi publik tentang "korupsi" di dalam partai. Risiko ini dapat memperparah citra Reform sebagai partai yang "dibeli" oleh elit kaya, memperkuat argumen lawan-lawannya bahwa partai tersebut tidak mewakili warga biasa. Akibatnya, tekanan regulator dan opini publik dapat memaksa Reform menyesuaikan strategi penggalangan dana atau menghadapi sanksi administratif yang lebih ketat.

Bagaimana Donasi ini Dapat Mempengaruhi Persaingan Pemilihan dan Persepsi Publik?


Kombinasi laporan AFP dan The Guardian menunjukkan bahwa war chest GBP72 juta memberi Reform UK kemampuan untuk melancarkan kampanye iklan berskala nasional, yang sebelumnya tidak terjangkau mengingat pengeluaran partai pada 2024 hanya sekitar GBP6 juta. Dengan sumber daya yang memadai, Reform dapat menempatkan kandidat dan staf di setiap konstituensi, meningkatkan visibilitasnya menjelang pemilihan umum yang diperkirakan pada 2029, atau bahkan lebih awal jika pemimpin Partai Labour, Andy Burnham, memicu pemilihan umum sebelum waktunya. Namun, survei publik terbaru mengindikasikan bahwa persepsi pemilih terhadap Reform semakin negatif, menilai partai dan pemimpinnya "tidak dapat dipercaya" dan "dipengaruhi oleh donor kaya". Penelitian The Guardian menyoroti bahwa meskipun dana tambahan dapat menutupi biaya iklan, risiko menjadi "alat bagi elit kripto" dapat menggerakkan pemilih lain untuk bersatu melawan Reform di bawah sistem first-past-the-post. Dengan demikian, meskipun donasi memperkuat kapasitas operasional, ia juga menambah beban politik dalam mempertahankan citra integritas di mata pemilih.

 Disclaimer: This article was produced automatically by Artificial Intelligence (AI) through the compilation and synthesis of information from multiple news sources. It is not independent reporting and does not constitute investment advice. 


Sumber : AI News