Bursa Siang: Trump Hentikan Proyek Kebebasan, Saham Asia Reli—IHSG Ikut Terbang
Wednesday, May 06, 2026       12:40 WIB
  • IHSG sesi I menguat 0,65% ke 7.102 dengan nilai transaksi Rp10,46 triliun.
  • Sektor basic industry terkuat (+1,98% berkat , ), sementara keuangan terpuruk -0,87% (, ).
  • Bursa Asia rally karena Trump hentikan sementara "Proyek Kebebasan" demi pembicaraan damai dengan Iran, harga minyak turun.

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) mengikuti reli pasar Asia pada perdagangan sesi I hari Rabu (6/5). IHSG menguat 45 poin atau +0,65% ke level 7.102.
Sebanyak 225,7 juta lot saham tercatat sebagai volume perdagangan. Volume perdagangan tersebut membukukan nilai transaksi Rp10,46 triliun.
Saham top gainers LQ45: , , , , , , .
Saham top losers LQ45: , , , , , , .
Sektor saham basic industry kokoh menjadi yang terkuat, naik +1,98%. Saham-saham sektor ini yang bergerak naik antara lain +7,41%, +4,86%, +4,44%, +2,61%. +1,76%, +1,34%.
Sektor keuangan paling terpuruk, drop -0,87%. Saham sektor tersebut yang melemah -2,04%, -1,42%, -0,54%, -0,51%, -0,31%, -0,27%.
Bursa Asia
Reli di pasar saham Asia meluas pada perdagangan hari Rabu (6/5) disertai Indeks Kospi di bursa Korsel lagi-lagi mencetak rekor tertinggi.
Saham Asia mengekor kenaikan Wall Street setelah harga minyak turun dan kinerja laba emiten yang kuat meningkatkan sentimen investor.
Sinyal upaya diplomatik untuk menyelesaikan krisis Timur Tengah berjalan sesuai rencana. Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa upaya AS untuk memandu kapal keluar dari Selat Hormuz telah dihentikan sementara.
"Kami telah sepakat bersama bahwa, meskipun Blokade akan tetap berlaku sepenuhnya, Proyek Kebebasan akan dihentikan sementara untuk jangka waktu singkat guna melihat apakah Perjanjian tersebut dapat diselesaikan dan ditandatangani," kata Trump dalam unggahan Truth Social -nya .
Pada hari Senin, militer AS mulai memandu kapal-kapal komersial keluar dari Selat Hormuz di bawah Proyek Freedom. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth pada hari Selasa mengatakan bahwa "dua kapal komersial AS, bersama dengan kapal perusak Amerika, telah berhasil melewati selat tersebut dengan aman, menunjukkan bahwa jalur tersebut aman."
Indeks Saham Asia
Indeks Nikkei225 (Jepang) libur
Indeks Topix (Jepang) libur
Shanghai Composite (China) +1,27%
Shenzhen Component (China) +2,62%
CSI 300 (China) +1,62%
Hang Seng (Hong Kong) +0,83%
Indeks Kospi (Korsel) +6,34%
Taiex (Taiwan) +1,08%
S&P/ASX200 (Australia) 1,04%
Asia Currencies
Yen up 1,13% menjadi 156,10 per USD
SGD naik 0,27% menjadi 1,2720 per USD
AUD naik 0,86% ke posisi 0.7245 per USD
Rupiah menguat 0,10% menjadi 17.406 per USD
Rupee melaju 0,23% ke 95,0750 per USD
Yuan melaju 0,15% ke 6,8187 per USD
Ringgit menguat 0,28% ke 3,9508 per USD
Baht up 0,36% ke 32,4440 per USD
Oil
Harga minyak turun pada perdagangan hari Rabu (6/5) karena ekspektasi bahwa pasokan yang tertahan dari kawasan penghasil minyak utama di Timur Tengah dapat kembali mengalir setelah Presiden AS Donald Trump mengindikasikan kemungkinan kesepakatan damai dapat tercapai untuk mengakhiri perang dengan Iran.
Harga minyak mentah Brent berjangka turun $1,89, atau 1,7%, menjadi $107,98 per barel, setelah turun 4% pada sesi sebelumnya. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS berjangka turun $1,83, atau 1,8%, menjadi $100,44, setelah turun 3,9% pada hari sebelumnya.
Pada hari Selasa, Trump secara tak terduga mengatakan bahwa ia akan menghentikan sementara operasi untuk membantu mengawal kapal-kapal melalui Selat Hormuz. Trump memberi alasan demi kemajuan menuju kesepakatan komprehensif dengan Iran, tanpa memberikan rincian tentang kesepakatan tersebut. Tidak ada reaksi langsung dari Teheran.
(reuters/cnbc/bloomberg/idx/AI)

Sumber : admin
An error occurred.