- IHSG menguat +0,20% ke level 7.636 didorong oleh pernyataan Presiden Donald Trump
- Sektor Teknologi (+1,03%) menjadi motor penggerak utama sesi I, sementara sektor Finansial (-0,80%) membebani indeks
- Harga minyak mentah dunia terkoreksi. Penurunan ini mencerminkan berkurangnya premi risiko pasokan energi.
Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) rebound pada perdagangan sesi I hari Jumat (17/4). IHSG menanjak 15 poin atau +0,20% ke level 7.636.
Sebanyak 238,8 juta lot saham tercatat sebagai volume perdagangan. Volume perdagangan tersebut membukukan nilai transaksi Rp82,06 triliun.
Saham top gainers LQ45: , , , , , , .
Saham top losers LQ45: , , , , , , .
Sektor teknologi naik terkuat sebesar 1,03% ditopang saham yang menguat +4,17% dan +2,92%.
Sementara sektor finansial paling terpuruk, drop -0,80%. Saham sektor ini yang melorot -1,50%, -1,15%, -0,73%, -0,22%, -6,09%.
Bursa Asia
Pasar saham Asia tertahan pada perdagangan hari Jumat (17/4) seiring optimisme yang hati-hati atas konflik Timur Tengah meredam sentimen.
Presiden AS Donald Trump pada hari Jumat mengatakan bahwa perang di Iran "seharusnya akan segera berakhir," mengulangi prediksi optimis tentang berakhirnya konflik tersebut.
Beberapa jam sebelumnya, Trump mengkonfirmasi bahwa Israel dan Lebanon telah menyetujui gencatan senjata selama 10 hari, dimulai pukul 5 sore ET. Ketua parlemen Iran mengatakan bahwa penghentian serangan Israel terhadap Lebanon adalah syarat utama agar negosiasi AS-Iran dapat dimulai.
Putaran selanjutnya dari pembicaraan tatap muka antara AS dan Iran mungkin akan terjadi "mungkin, barangkali, akhir pekan depan," kata Trump pada hari Kamis. Gencatan senjata selama dua minggu antara AS dan Iran akan berakhir pada 21 April.
Investor juga mencermati komentar Gubernur Bank Sentral Jepang (BoJ), Kazuo Ueda, pada hari Jumat, yang mengatakan bahwa bank sentral harus mempertimbangkan suku bunga riil Jepang yang rendah ketika menetapkan kebijakan.
Andrew Chorlton, Chief Investment Officer dari M&G menilai, dua minggu terakhir ini mengejutkan karena pasar begitu cepat bersedia mengabaikan konflik dan guncangan energi.
"Ada kontras yang cukup kuat antara apa yang dikatakan para pembuat kebijakan dan bank sentral tentang risiko yang ditimbulkan oleh (konflik) ini dibandingkan dengan apa yang diisyaratkan oleh pasar," katanya.
Indeks Saham Asia
Nikkei225 (Jepang) -0,96%
Topix (Jepang) -1,00%
Indeks Shanghai (China) -0,30%
Indeks Shenzhen Component (China) +0,33%
CSI 300 (China) -0,30%
Hang Seng (Hong Kong) -1,32%
Indeks Kospi (Korsel) -0,54%
Taiex (Taiwan) -0,66%
S&P/ASX200 (Australia) -0,21%
Asia Currencies
Yen down 0,15% menjadi 159,41 per USD
SGD melaju 0,01% menjadi 1,2728 per USD
AUD naik 0,08% ke posisi 0,7167 per USD
Rupiah drop 0,27% menjadi 17.184 per USD
Rupee menguat 0,45% ke 92,7825 per USD
Yuan drop 0,03% ke 6,8247 per USD
Ringgit merosot 0,06% ke 3,9565 per USD
Baht turun 0,14% ke 32,048 per USD
Oil
Harga minyak turun pada perdagangan hari Jumat (17/4) karena optimisme bahwa konflik Timur Tengah mungkin akan segera berakhir setelah gencatan senjata 10 hari antara Lebanon dan Israel mulai berlaku. Dan Presiden Donald Trump mengatakan AS dan Iran mungkin akan bertemu untuk melakukan pembicaraan pada akhir pekan.
Harga minyak mentah Brent berjangka turun $1,34 atau 1,35% menjadi $98,05 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS berjangka turun $1,65 atau 1,74%, menjadi $93,40 per barel.
Menanggapi poin penting dalam pembicaraan untuk mengakhiri perang, Trump mengatakan Teheran telah menawarkan untuk tidak memiliki senjata nuklir selama lebih dari 20 tahun.
"Kita akan lihat apa yang terjadi. Tapi saya pikir kita sudah sangat dekat untuk mencapai kesepakatan dengan Iran," kata Trump kepada wartawan di luar Gedung Putih pada hari Kamis.
(reuters/cnbc/bloomberg/idx/AI)
Sumber : admin