Bursa Siang: IHSG dan Saham Asia Ceria, Merespons Sinyal Pembukaan Selat Hormuz
Thursday, May 07, 2026       12:39 WIB
  • IHSG menguat +0,36% ke level 7.117. Pasar fokus pada potensi de-eskalasi yang disebut sudah "hampir mencapai kesepakatan.
  • Indeks Nikkei 225 meroket menyentuh level psikologis 62.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah.
  • Harga minyak dunia (Brent USD102,05) merangkak naik karena pasar mulai mengantisipasi ketidakpastian pasca pertemuan penting antara Trump dan Xi Jinping.

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) terus merangkap di zona hijau pada perdagangan sesi I hari Kamis (7/5). IHSG menguat 25 poin atau +0,36% ke level 7.117.
Sebanyak 261,2 juta lot saham tercatat sebagai volume perdagangan. Volume perdagangan tersebut membukukan nilai transaksi Rp12,32 triliun.
Saham top gainers LQ45: , , , , , , .
Saham top losers LQ45: , , , , , , .
Sektor saham infrastruktur kokoh menjadi yang terkuat, naik +1,08%. Saham-saham sektor ini yang bergerak naik antara lain +2,89%, +2,40%, +1,38%, +0,79%, +0,47%.
Sektor basic industry paling terpuruk, drop -1,39%. Saham sektor tersebut yang melemah -0,41%, -3,06%, -1,46%, -1,32%, -0,78%.
Bursa Asia
Saham Jepang menguat signifikan pada perdagangan hari Kamis (7/5), dengan indeks acuan Nikkei 225 mencapai angka 62.000 untuk pertama kalinya seiring pasar Asia-Pasifik pulih meskipun ketegangan kembali meningkat di Timur Tengah.
Kemajuan pasar saham regional yang lebih luas terjadi setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa Iran akan dibom "pada tingkat yang jauh lebih tinggi" jika gagal menyetujui kesepakatan perdamaian.
Ancaman baru Trump muncul di tengah laporan yang menunjukkan bahwa Washington dan Teheran hampir mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang.
Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Trump mengatakan bahwa serangan militer AS yang dikenal sebagai Operasi Epic Fury "akan berakhir" jika Iran "setuju untuk memberikan apa yang telah disepakati, yang mungkin merupakan asumsi besar."
Jika itu terjadi, blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran di Teluk Oman akan "memungkinkan Selat Hormuz terbuka untuk semua, termasuk Iran," tulis Trump.
Indeks Saham Asia
Indeks Nikkei225 (Jepang) +5,76%
Indeks Topix (Jepang) +3,28%
Shanghai Composite (China) +0,25%
Shenzhen Component (China) +0,71%
CSI 300 (China) +0,19%
Hang Seng (Hong Kong) +1,56%
Indeks Kospi (Korsel) +0,52%
Taiex (Taiwan) +1,88%
S&P/ASX200 (Australia) +0,78%
Asia Currencies
Yen up 0,03% menjadi 156,34 per USD
SGD naik 0,05% menjadi 1,2677 per USD
AUD naik 0,12% ke posisi 0,7246 per USD
Rupiah menguat 0,18% menjadi 17.356 per USD
Rupee melemah 0,25% ke 94,8537 per USD
Yuan melaju 0,09% ke 6,8067 per USD
Ringgit menguat 0,42% ke 3,9090 per USD
Baht down 0,33% ke 32,3150 per USD
Oil
Harga minyak naik pada perdagangan hari Kamis (7/5), pulih dari kerugian tajam sehari sebelumnya, karena investor mempertimbangkan prospek keberhasilan kesepakatan perdamaian Timur Tengah.
Harga minyak mentah Brent berjangka naik 78 sen, atau 0,8%, menjadi $102,05 per barel pada pukul 0400 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 76 sen, atau 0,8%, menjadi $95,84 per barel.
"Meskipun negosiasi perdamaian kemungkinan akan berlanjut setidaknya hingga KTT AS-China minggu depan, prospek setelah itu tetap tidak pasti," kata Hiroyuki Kikukawa, kepala strategi Nissan Securities Investment, sebuah unit dari Nissan Securities.
Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping dijadwalkan bertemu minggu depan.
"Skenario utamanya adalah harga minyak akan tetap tinggi," kata Kikukawa.
(reuters/cnbc/bloomberg/idx/AI)

Sumber : admin
An error occurred.