Ipotnews - Bursa saham di emerging market Asia pekan ini menuju pekan terbaiknya dalam beberapa bulan pada hari ini, Jumat (18/7). Optimisme terhadap kesepakatan dagang dengan Amerika Serikat dan sikap bank sentral regional yang semakin dovish meningkatkan minat investor.
Laman Reuters melaporkan, jelang akhir sesi perdagangan hari ini, indeks MSCI saham emerging market Asia menyentuh level tertingginya dalam lebih dari tiga tahun dan diperkirakan akan mengakhiri pekan ini dengan kenaikan 1,6%. Indeks saham di Taiwan (TAIEX), yang menyumbang lebih dari seperlima dari indeks MSCI EM Asia, melaju 1% ke level tertinggi dalam lebih dari empat bulan.
Saham TSMC , pembuat chip kontrak terbesar di dunia, melompat lebih dari 2% setelah membukukan laba kuartalan tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis kemarin.
Indeks MSCI saham ASEAN yang didominasi saham-saham Singapura melonjak ke level tertinggi dalam lebih dari sembilan bulan. Indeks saham Singapura (STI) mencatat rekor tertinggi selama sepuluh hari berturut-turut, yang juga menandai reli terpanjang dalam sejarahnya.
Indeks saham Indonesia( IHSG ) mengikuti di belakangnya melesat lebih dari 1% ke level tertinggi dalam lebih dari tujuh bulan. Kenaiikan indeks dipimpin oleh lonjakan harga saham penyedia layanan pusat data DCI Indonesia () yang melambung lebih dari 16% ke rekor tertinggi, serta Barito Renewables Energy () yang melejit sekitar 8%.
Kesepakatan dagang dengan AS dengan tarif yang lebih rendah dari yang diumumkan sebelumnya, serta sikap Bank Indonesia sentral yang semakin dovish, telah mendorong arus masuk ke bursa saham Jakarta.
Investor domestik tercatat melakukan pembelian bersih sebesar Rp6,21 triliun (USD380,86 juta) sejauh bulan ini, menurut data bursa yang dikutip Reuters.
Di Thailand, indeks acuan SET naik 1%. Sepanjang pekan ini, indeks telah melonjak hampir 7% dan diperkirakan mencatatkan kenaikan mingguan terbesar sejak Juni 2020, didorong oleh arus masuk dana merespons berita dari pemerintah yang mengusulkan kepala bank sentral baru yang berpandangan dovish .
Di tempat lain, indeks saham Malaysia ( KLSE ) naik 0,4%, sementara indeks saham di Filipina ( PSEI ) naik tipis. Indeks saham Nifty 50 India ( NSEI ) melorot 0,7% ke level terendah dalam lebih dari tiga minggu.
Mata uang di kawasan juga bergerak cenderung naik. Rupiah Indonesia, peso Filipina, baht Thailand, dan dolar Singapura menguat secara moderat terhadap dolar AS, sementara rupee India melemah.
Mata uang Asia kehilangan sebagian nilainya dalam beberapa sesi terakhir seiring dengan penguatan kembali indeks dolar (DXY) dari posisi terendah dua tahun yang dicapai awal bulan ini.
"Mata uang Asia berada di bawah tekanan akibat rebound dolar AS yang mulai terlihat, didorong oleh fokus pasar yang kembali pada tarif," kata Lloyd Chan, analis senior mata uang di MUFG kepada Reuters..
"Dan meskipun pasar masih memegang posisi jual bersih terhadap dolar AS, sebagian pembalikan dari perdagangan tersebut dapat memberikan dukungan terhadap penguatan dolar AS belakangan ini." (Reuters)
Asia stock indexes and currencies at 0721 GMT
COUNTRY | FX RIC | FX DAILY % | FX YTD % | INDEX | STOCKS DAILY % | STOCKS YTD % |
Japan | USDJPY | -0.11 | +5.66 | N225 | -0.21 | -0.19 |
China | USDCNY | +0.02 | +1.67 | SSEC | 0.50 | 5.45 |
India | USDINR | -0.15 | -0.68 | NSEI | -0.71 | 5.45 |
Indonesia | USDIDR | +0.23 | -1.22 | JCI | 1.01 | 3.96 |
Malaysia | USDMYR | +0.00 | +5.33 | KLSE | 0.37 | -7.04 |
Philippines | USDPHP | +0.11 | +1.64 | PSEI | 0.13 | -3.45 |
S.Korea | USDKRW | -0.01 | +5.74 | KOSPI | -0.13 | 32.86 |
Singapore | USDSGD | +0.11 | +6.32 | STI | 0.64 | 10.57 |
Taiwan | USDTWD | +0.31 | +11.80 | TAIEX | 1.17 | 1.51 |
Thailand | USDTHB | +0.25 | +5.90 | SET | 0.62 | -13.91 |
Sumber : admin