- Bursa Asia dibuka menguat, melanjutkan reli Wall Street di tengah ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dan rilis data ekonomi utama AS.
- Sejumlah data penting Asia dirilis hari ini, termasuk PDB Australia dan Korea Selatan, sementara pergerakan indeks regional mayoritas naik.
- IHSG diperkirakan berpeluang melanjutkan kenaikan menuju level tertinggi baru, didukung aliran beli asing, saham unggulan, serta momentum historis Desember.
Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Rabu (3/12), dibuka menguat melnajutkan tren kenaikan indeks acuan pada sesi penutupan bursa saham Wall Street. Ekspetasi penurunan suku bunga The Fed semakin menguat, sementara pasar menunggu riis data ketenaga kerjaan AS dan indeks pengeluaran pribadi, Rabu dan Jumat nanti.
Di Asia, Australia dan Korea Selatan akan merilis data PDB kuartal ketiga pada hari ini.
Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, dikabarkan akan menyampaikan pidato kepada publik pada peringatan satu tahun kegagalan deklarasi darurat militer mantan Presiden Yoon Suk Yeol, yang akan dilanjutkan dengan konferensi pers.
Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,3%. Indeks berlanjut naik 0,34% menjadi 8.608,70 pada pukul 8:15 WIB.
Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka naik 0,29% dan Kosdaq menguat 0,1%. Kospi berlanjut meningkat 0,88% ke 4.029,90.
Pada jam yang sama indeks Nikkei 225 Jepang bergerak naik 0,72% (356,85 poin) ke 49.660,30, setelah dibuka meningkat 0,74%, dan Topix bergerak mendatar.
Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) hari ini diperkirakan masih berpeluang melanjutkan kenaikan menuju level ATH berikutnya, setelah sempat menyentuh 8.625 pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup meningkat 0,80% ke 8.617. Harga ETF saham Indonesia, iShares MSCI Indonesia ETF ( EIDO ), di New York Stocks Exchange meningkat 0,75% ke USD18,92.
Beberapa analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini berpotensi melaju ke 8.650, didukung berlanjutnya aksi beli asing dan saham-saham unggulan. Secara teknikal, indeks berpotensi menetapkan level support baru di 8.600 hingga penutupan perdagangan tahun ini, namun masih berisiko mengalami koreksi terbatas, hari ini.
Analis Indo Premier berpendapat, IHSG kemarin membali mencetak level all time high (ATH) ke-25 tahun ini, didukung penguatan mayoritas sektor dan saham-saham konglomerasi seperti , hingga , menyusul dimulainya perhitungan baru untuk evaluasi MSCI di Februari.
Peluang IHSG untuk terus melanjutkan penguatan ke level tertinggi baru tahun ini masih terbuka. Secara teknikal indeks masih berada pada midband trend buliish , didukung momentum historis Desember, sebagai bulan dengan perfoma terbaik sepanjang tahun.
Amerika Serikat dan Eropa
Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi ditutup dengan kembali mencetak rekor. Perdagangan berlangsung relatif sepi, namun sektor teknologi memberikan dorongan signifikan di tengah ekspektasi kuat bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga pada rapat pekan depan. Tekanan dari yield dan kripto mereda. Pasar kini menilai peluang pemangkasan 25 bps mencapai 89%, sambil menunggu rilis data PCE.
Penguatan sektor teknologi (+0,8%) dan lonjakan saham Boeing (+10,1%) memimpin kenaikan indeks Wall Street. Saham Apple, Nvidia dan Microsoft melaju 1%, Warner Bros Discovery melompat 2,8%. Reli bitcoin kembali mengangkat saham kripto. Procter & Gamble merosot 1,1% terdampak government shutdown . S aham kripto seperti Strategy dan Coinbase melesat 5,8% dan 1,3%.
- Dow Jones Industrial Average naik 0,39% (185,13 poin) ke 47.474,46.
- S&P 500 menguat 0,25% (16,74 poin) menjadi 6.829,37.
- Nasdaq Composite meningkat 0,59% (137,75 poin) ke posisi 23.413,67.
Bursa saham utama Eropa tadi malam ditutup stagnan. Rilis data inflasi zona euro naik tak terduga, melemahkan prospek pemangkasan suku bunga ECB, ditambah tekanan dari valuasi tinggi saham AI di AS. Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu utusan khusus Presiden AS Donald Trump di Kremlin, untuk membahas kemungkinan penyelesaian perang di Ukraina. Saham Bayer melejit lebih dari 12% setelah pemerintah AS mendukung upaya pembatasan gugatan terkait Roundup.
Indeks STOXX 600 naik tipis 0,07% di posisi 575,65. Sektor perbankan memimpin kenaikan (+1,1%); Banco Santander dan Erste Group melonjak 1,4% dan 3,7%. Indeks kesehatan menguat 0,2%, meski Novo Nordisk anjlok 2,3%. Di sektor pertahanan, saham Rheinmetall dan Hensoldt melompat hampir 3%. Saham FDJ United dan ISS ambles 5,7% dan 7,7% .
- DAX Jerman naik 0,51% (121,42 poin) menjadi 23.710,86.
- FTSE 100 Inggris turun tipis 0,01% (-0,73 poin) di 9.701,80.
- CAC Prancis melemah 0,28% (-22,39 poin) menjadi 8.074,61.
Nilai Tukar Dolar AS
Kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir sedikit melemah. Ekspektasi pemangkasan suku bunga the Fed pada 10 Desember naik ke 87%, sementara prospek pertumbuhan AS menopang permintaan dolar. Isu Kevin Hassett sebagai kandidat dovish bos the Fed menahan penguatan dolar. Indeks Dolar AS (DXY) turun tipis 0,06% menjadi 99,357
Euro naik tipis setelah inflasi zona euro menghangat 0,1% menjadi 2,2% pada November. Poundsterling stabil usai Bank of England memangkas kewajiban modal bank. Yen melemah, meski pasar tetap melihat peluang 80% kenaikan suku bunga Bank of Japan di Desember. Gubernur BoJ Kazuo Ueda, kemarin yang akan mempertimbangkan "untung dan rugi" kenaikan suku bunga pada rapat kebijakan berikutnya mendorong imbal hasil surat utang Jepang bertenor dua tahun menembus 1% untuk pertama kalinya sejak 2008.
Kurs spot dolar
Currency | Value | Change | % Change | Time (ET) |
Euro (EUR-USD) | 1.1625 | 0.00 | 0.00% | 6:15 PM |
Yen (USD-JPY) | 155.85 | 0.03 | 0.02% | 6:15 PM |
Poundsterling (GBP-USD) | 1.3215 | 0.00 | 0.02% | 6:15 PM |
Rupiah (USD-IDR) | 16,625 | 38.00 | 0.23% | 2:59 AM |
Yuan (USD-CNY) | 7.0712 | 0.00 | 0.01% | 1:59 PM |
Sumber : Bloomberg.com, 2/12/2025 (ET)
Komoditas
Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea dini hari tadi ditutup merosot sekitar 1%. Harapan damai Rusia-Ukraina memudar dan kekhawatiran kelebihan pasokan kembali menguat. Putin memperingatkan negara-negara Eropa bahwa Rusia siap bertempur jika terjadi perang dan mengancam akan memutus akses Ukraina ke laut. Putin dijadwalkan memulai kunjungan dua hari ke India, Kamis, dalam upaya memulihkan hubungan energi dan pertahanan yang melemah akibat tekanan AS pada India.
Di sisi fundamental, kekhawatiran oversupply menekan harga, meski sebagian terimbangi oleh serangan terhadap infrastruktur energi Rusia serta meningkatnya ketegangan antara Amerika dan Venezuela. OPEC + juga menahan produksi Q1/2026.
- Harga Brent berjangka susut 72 sen (-1,14%) ke USD62,45 per barel.
- Harga WTI berjangka merosot 68 sen (-1,15%) ke USD58,64 per barel.
Harga emas di bursa berjangka AS dini hari tadi ditutup merosot lebih dari 1%. Aksi ambil untung merebak setelah harga emas mencapai level tertinggi enam pekan. Investor menunggu rilis laporan ketenagakerjaan ADP untuk November, Rabu, dan Indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) September, Jumat. Ekspektasi pemangkasan suku bunga the Fed pekan depan menguat, dengan probabilitas pasar sekitar 89%.
World Gold Council menyebutkan, bank sentral dunia membeli 53 ton emas sepanjang Oktober, melonjak 36% dibanding bulan sebelumnya dan menjadi permintaan bulanan terbesar sejak awal 2025. Harga logam mulia lainnya; perak terkoreksi 0,1% menjadi USD57,90 per ounce, platinum anjlok 2% ke USD1.624,90, sementara paladium melompat 2,3% ke level USD1.456,86.
- Harga emas di pasar spot merosot 1,1% ke USD4.186,89 per ounce.
- Harga emas berjangka AS anjlok 1,3% ke USD4.220,80 per ounce.
(AFP, CNBC , Reuters)